Rasanya baru kemarin,
dia bermain- main di pangkuanku, memainkan jari telunjukku dengan jari-jarinya yang mungil, sambil berceloteh “ta—ta—pa---pa---“.
Rasanya baru sebentar,
saat ia menatapku dengan matanya yang bening, seolah memintaku untuk mengajaknya berjalan-jalan.
Aku masih ingat saat,
ia tertawa ketika kucium lehernya, atau menarik rambutku saat ia merasa bosan.
bernyanyi dengan bahasanya sendiri, -- karena hanya dia yang tahu artinya, dan ketika ia belajar mengucapkan kata “ pak tengah” untukku.
Semua kepolosannya, keluguannya, selalu membuatku rindu untuk memeluknya walau hanya sebentar.
....
Semalam…
Aku kembali bertemu dengannya, banyak sekali yang sudah berbeda.
Aku tidak sanggup lagi untuk memangkunya, -- dia sudah duduk di kelas 2 SD
tidak ada lagi kata “ta—ta—pa---pa---“ keluar dari mulutnya,- sudah berganti dengan lagu-lagunya “Radja”
dan acara kartun di TV lebih menarik minatnya daripada jari telunjukku.
Satu hal yang tetap sama, aku masih rindu untuk selalu bisa memeluknya walau hanya sebentar!!
Tuesday, January 02, 2007
Tuesday, December 26, 2006
selamat natal
www.fuji.ne.jp/~21-yn/image?M=ADamai di surga, damai di hati.
Tahun ini, aku hanya mengikuti 1 perayaan Natal, tepatnya tanggal 24 Desember kemarin. Karenanya aku berusaha untuk benar-benar dapat memaknai Natal, dari kebaktian yang the one and only ini.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, malam tanggal 24 Desember, aku beribadah di GBKP Tigabaru. Rintik hujan ditambah dinginnya udara malam, membuat suasana ibadah Natal menjadi lebih terasa. Dan aku merinding saat mendengar lagu “malam kudus’ yang dipersembahkan oleh sebuah “trio” --- aku tidak ingat nama trio-nya, tapi salah seorang aku kenal.
Tahun ini, aku hanya mengikuti 1 perayaan Natal, tepatnya tanggal 24 Desember kemarin. Karenanya aku berusaha untuk benar-benar dapat memaknai Natal, dari kebaktian yang the one and only ini.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, malam tanggal 24 Desember, aku beribadah di GBKP Tigabaru. Rintik hujan ditambah dinginnya udara malam, membuat suasana ibadah Natal menjadi lebih terasa. Dan aku merinding saat mendengar lagu “malam kudus’ yang dipersembahkan oleh sebuah “trio” --- aku tidak ingat nama trio-nya, tapi salah seorang aku kenal.
Selama 2 jam, kebaktian malam Natal ini berlangsung. Dan selama itu pula, aku menon-aktifkan Handphoneku. Dan sekarang saatnya untuk menerima SMS ucapan Natal. Yang pertama sekali kuterima adalah, SMS dari seorang teman yang berada di Aceh sana ---ia bekerja di sebuah NGO. Selanjutnya giliran teman-teman kuliah, teman SMU, boss dan teman-teman sekerja,
Dari semua, ucapan yang masuk ada satu SMS yang membuatku terbahak…isinya seperti ini:
“Avril Lavigne
Kevin Costner
Bon Jovi
Slash
Dian Sastro
Nicolas Saputra
Komeng
Kenny G
Steavn Seagle
Me
& all stars
ngucapin met natal buat kamoe -> “
however…this is a great…great..Christmas day!
Selamat natal semuanya!!!
Dari semua, ucapan yang masuk ada satu SMS yang membuatku terbahak…isinya seperti ini:
“Avril Lavigne
Kevin Costner
Bon Jovi
Slash
Dian Sastro
Nicolas Saputra
Komeng
Kenny G
Steavn Seagle
Me
& all stars
ngucapin met natal buat kamoe -> “
however…this is a great…great..Christmas day!
Selamat natal semuanya!!!
Friday, December 22, 2006
pulsanya habis!
Semalam seorang teman dari Jakarta menelpon. Sudah 4 bulan ia bertugas di sebuah Badan Pemerintah di Jakarta, seperti layaknya dua orang teman dekat, yang sudah tidak bertemu untuk beberapa waktu lamanya, kami pun berbicara tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan, teman-teman SMU, sampai tentang konser “Anggun” yang sempat mampir ke Medan.
Lama juga percakapan kami, dan sebenarnya mataku sudah ingin tertutup, tetapi aku segan untuk menutup percakapan, karena menurutku kurang sopan kalau aku yang menutupnya, nanti kesannya aku sudah berubah atau apalah, apalagi kita tidak punya kesempatan berbincang seperti itu setiap hari, sambil mendengarkan cerita sahabatku ini, aku sibuk mencari kalimat yang pas untuk permisi istirahat.
Sepertinya semua topik sudah dibicarakan, dan kelihatannya tidak ada tanda-tanda pembicaraan kami akan selesai, sampai kemudian tiba-tiba terdengar bunyi “tringggg” pembicaraan kami langsung terputus begitu saja, wah kenapa ini, tanyaku dalam hati, aku amati handphone yang kupegang, tidak ada masalah karena batere-nya masih full, jadi kenapa ini?
Tidak lama kemudian aku menerima sebuah SMS yang isinya “Pulsana keri kut, ndigan2 ka kari kita ngerana ya.Gelah kutukur ka kari no perdana sideban. Alah…kataku sambil tersenyum.
Lama juga percakapan kami, dan sebenarnya mataku sudah ingin tertutup, tetapi aku segan untuk menutup percakapan, karena menurutku kurang sopan kalau aku yang menutupnya, nanti kesannya aku sudah berubah atau apalah, apalagi kita tidak punya kesempatan berbincang seperti itu setiap hari, sambil mendengarkan cerita sahabatku ini, aku sibuk mencari kalimat yang pas untuk permisi istirahat.
Sepertinya semua topik sudah dibicarakan, dan kelihatannya tidak ada tanda-tanda pembicaraan kami akan selesai, sampai kemudian tiba-tiba terdengar bunyi “tringggg” pembicaraan kami langsung terputus begitu saja, wah kenapa ini, tanyaku dalam hati, aku amati handphone yang kupegang, tidak ada masalah karena batere-nya masih full, jadi kenapa ini?
Tidak lama kemudian aku menerima sebuah SMS yang isinya “Pulsana keri kut, ndigan2 ka kari kita ngerana ya.Gelah kutukur ka kari no perdana sideban. Alah…kataku sambil tersenyum.
Thursday, December 21, 2006
mmmhhh...
Wangi tubuhnya buat aku sesak, aroma yang dipilih menurutku terlalu memaksa. Ditambah polah lakunya yang selalu bergerak tak karuan, seperti ratusan kelereng yang dihempaskan ke sebuah lantai.
Dia duduk di sebelahku saat aku menulis blog ini, sambil menekan keyboard komputer dia mengajakku berbincang. Basa - basi!!
Berusaha mencari topik yang cocok, tetapi seperti biasa, percakapan kami tidak bisa berjalan lama, karena memang tidak ada topik yang cocok untuk kita.
Aku dengan ke-aku-anku, dia dengan gaya dan sikapnya, yang kurang berkenan di hati - sorry boss!! selalu berujung pada kalimat pendek "ooo..."
Dia duduk di sebelahku saat aku menulis blog ini, sambil menekan keyboard komputer dia mengajakku berbincang. Basa - basi!!
Berusaha mencari topik yang cocok, tetapi seperti biasa, percakapan kami tidak bisa berjalan lama, karena memang tidak ada topik yang cocok untuk kita.
Aku dengan ke-aku-anku, dia dengan gaya dan sikapnya, yang kurang berkenan di hati - sorry boss!! selalu berujung pada kalimat pendek "ooo..."
Thursday, December 14, 2006
14 desember
tidak ada kesibukan yang berbeda di kantor, meskipun hari ini "diyakini" usia TV tempatku bekerja sudah setahun mengudara - padahal aku sudah 2 tahun bekerja di sini, dan hari ulang tahunnya hanya beda 1 hari dengan salah satu TV Nasional yak?
Setelah lebih dari seminggu mempersiapkan beberapa acara spesial Ulang Tahun, tiba saatnya untuk ditampilkan hari ini.
Mudah2an semuanya berjalan lancar.
Siangnya, ternyata harus sudah mulai kerja lagi. Establish yang kemarin belum lengkap, gedung-gedung di Medan, suasana macet, pesawat dll. Karena hampir deadline, harus dikebut, di tengah teriknya matahari, aku dan 3 orang teman berusaha mencari gambar - gambar yang bagus, tapi sulit juga ternyata, karena harus ada ijin, wah..mana sempat lagi kalau begini, terpaksalah kami harus curi-curi, dan pintar-pintar cari lokasi aman untuk mengambil gambar.
Yang paling sulit, saat mencoba mendapatkan gambar pesawat. Seperti rencana, kami berangkat ke Padang Bulan, karena dekat dengan Polonia. Matahari sepertinya menguji kesabaran kami, mulai dari susahnya mencari blocking yang pas, ijin untuk naik ke atap rumah penduduk, hingga sulitnya menebak waktu kapan pesawat lewat, alhasil dari 5 pesawat yang lewat, hanya 1 pesawat yang berhasil direkam dengan sempurna, sisanya terlambat, karena salah posisi. Saat posisi sudah stand by untuk merekam bila-bila pesawat take off ternyata, ada malah pesawat landing.
Untunglah masih ada hasil yang dibawa pulang, jadi tidak terlalu kecewa, meskipun sudah berpanas-panas setengah hari.
Sedikit cerita tentang ulang tahun yang pertama, yang tidak ada "essence" ulang tahunnya, -namanya juga masih setahun!! Lokal Lagi :p
Setelah lebih dari seminggu mempersiapkan beberapa acara spesial Ulang Tahun, tiba saatnya untuk ditampilkan hari ini.
Mudah2an semuanya berjalan lancar.
Siangnya, ternyata harus sudah mulai kerja lagi. Establish yang kemarin belum lengkap, gedung-gedung di Medan, suasana macet, pesawat dll. Karena hampir deadline, harus dikebut, di tengah teriknya matahari, aku dan 3 orang teman berusaha mencari gambar - gambar yang bagus, tapi sulit juga ternyata, karena harus ada ijin, wah..mana sempat lagi kalau begini, terpaksalah kami harus curi-curi, dan pintar-pintar cari lokasi aman untuk mengambil gambar.
Yang paling sulit, saat mencoba mendapatkan gambar pesawat. Seperti rencana, kami berangkat ke Padang Bulan, karena dekat dengan Polonia. Matahari sepertinya menguji kesabaran kami, mulai dari susahnya mencari blocking yang pas, ijin untuk naik ke atap rumah penduduk, hingga sulitnya menebak waktu kapan pesawat lewat, alhasil dari 5 pesawat yang lewat, hanya 1 pesawat yang berhasil direkam dengan sempurna, sisanya terlambat, karena salah posisi. Saat posisi sudah stand by untuk merekam bila-bila pesawat take off ternyata, ada malah pesawat landing.
Untunglah masih ada hasil yang dibawa pulang, jadi tidak terlalu kecewa, meskipun sudah berpanas-panas setengah hari.
Sedikit cerita tentang ulang tahun yang pertama, yang tidak ada "essence" ulang tahunnya, -namanya juga masih setahun!! Lokal Lagi :p
Monday, December 11, 2006
Kamu tidak suka sepak bola??? Aneh…
Kamu tidak suka sepak bola??? Aneh…
Lho? Kok aneh?
kalau memang tidak suka kenapa harus dipaksa,
merelakan jam tidur terganggu, karena harus menunggu sampai dini hari, hafal nama pemain dan stadion, nanti dulu-lah itu.
Setiap orang pasti punya acara olahraga favorit sendiri, betul tak? Ok, banyak yang suka sepakbola, tapi itu tidak menjadi keharusan kan? apalagi membuat seseorang menjadi aneh jika dia tidak suka sepakbola.
kamu suka bulutangkis?
pasti...! tapi yang tidak suka "bulutangkis" tidak aneh kok... pret!!
Lho? Kok aneh?
kalau memang tidak suka kenapa harus dipaksa,
merelakan jam tidur terganggu, karena harus menunggu sampai dini hari, hafal nama pemain dan stadion, nanti dulu-lah itu.
Setiap orang pasti punya acara olahraga favorit sendiri, betul tak? Ok, banyak yang suka sepakbola, tapi itu tidak menjadi keharusan kan? apalagi membuat seseorang menjadi aneh jika dia tidak suka sepakbola.
kamu suka bulutangkis?
pasti...! tapi yang tidak suka "bulutangkis" tidak aneh kok... pret!!
Saturday, December 02, 2006
deskjobku
Tidak terasa sudah 2 tahun aku bekerja di tempat ini. Dua tahun perjalanan panjang dalam perjuangan karir :p. Memang aku sangat menyukai -sangat bidang pekerjaanku saat ini. Karena dari aku masih kecil, aku selalu merasa kagum dengan yang namanya “televisi”. Aku sangat hafal dengan acara-acara TV dan selalu semangat menonton acara-acara TV, -- TVRI saat itu yang paling top.
Sepertinya ada sesuatu yang sangat menarik minatku ketika menikmati tayangan dari “tabung ajaib” ini. Keingintahuanku tentang bagaimana caranya memindahkan segala sesuatu ke dalam layar kaca. Karena itu juga, aku memutuskan untuk memilih Ilmu Komunikasi sebagai pilihan saat UMPTN 1999.
Waktu SMP aku pernah berkunjung ke TVRI stasiun Medan, sebagai supporter untuk tim cerdas cermat sekolah kami. Sampai sekarang aku masih ingat bagaimana perasaanku, saat melihat studio dengan lampu-lampu di dalamnya, kamera, pembawa acara, ada rasa kagum, bangga, senang, gugup, bercampur menjadi satu, pokoknya semuanya sangat membuatku ingin tahu lebih dalam lagi tentang TV.
Dan sekarang, aku bekerja di TV, aku sangat menikmati pekerjaanku ini. Dengan segala keruwetannya yang ada. Ruwet??? iya, dibalik ke-“seru”an sebuah program TV, ada bermacam kesulitan juga di dalamnya.
Saat ini, kendala yang aku hadapi adalah seputar deskjob yang masih membingungkanku, karena posisiku sekarang menuntut aku untuk:
• Menyiapkan script dan rundown
• Mengatur jadwal shooting untuk Host
• Penanggung jawab saat di lokasi Shooting (semuanya mulai dari lokasi, host telat, juru bicara kepada klient, perijinan etc..)
• Berkordinasi dengan editing, (jangan salah memasukkan logo sponsor, penulisan nama, dsb)
• Mem-push kru untuk on time saat shooting
• Membooking alat
• Mencari nara sumber untuk mengisi acara
• Sampai bertanggung jawab kepada traffic dalam hal penayangan
Kira – kira dengan deskjob seperti ini posisiku sebenarnya sebagai apa. Dalam selembar ID-ku tertulis “jahtera pandia – creative” what???? Creative????don’t you think that I’m a slave!!!
Sepertinya ada sesuatu yang sangat menarik minatku ketika menikmati tayangan dari “tabung ajaib” ini. Keingintahuanku tentang bagaimana caranya memindahkan segala sesuatu ke dalam layar kaca. Karena itu juga, aku memutuskan untuk memilih Ilmu Komunikasi sebagai pilihan saat UMPTN 1999.
Waktu SMP aku pernah berkunjung ke TVRI stasiun Medan, sebagai supporter untuk tim cerdas cermat sekolah kami. Sampai sekarang aku masih ingat bagaimana perasaanku, saat melihat studio dengan lampu-lampu di dalamnya, kamera, pembawa acara, ada rasa kagum, bangga, senang, gugup, bercampur menjadi satu, pokoknya semuanya sangat membuatku ingin tahu lebih dalam lagi tentang TV.
Dan sekarang, aku bekerja di TV, aku sangat menikmati pekerjaanku ini. Dengan segala keruwetannya yang ada. Ruwet??? iya, dibalik ke-“seru”an sebuah program TV, ada bermacam kesulitan juga di dalamnya.
Saat ini, kendala yang aku hadapi adalah seputar deskjob yang masih membingungkanku, karena posisiku sekarang menuntut aku untuk:
• Menyiapkan script dan rundown
• Mengatur jadwal shooting untuk Host
• Penanggung jawab saat di lokasi Shooting (semuanya mulai dari lokasi, host telat, juru bicara kepada klient, perijinan etc..)
• Berkordinasi dengan editing, (jangan salah memasukkan logo sponsor, penulisan nama, dsb)
• Mem-push kru untuk on time saat shooting
• Membooking alat
• Mencari nara sumber untuk mengisi acara
• Sampai bertanggung jawab kepada traffic dalam hal penayangan
Kira – kira dengan deskjob seperti ini posisiku sebenarnya sebagai apa. Dalam selembar ID-ku tertulis “jahtera pandia – creative” what???? Creative????don’t you think that I’m a slave!!!
Wednesday, November 15, 2006
Thursday, November 02, 2006
26 tahun
“Happy Birthday…semoga panjang umur, murah rejeki, dan enteng jodoh…” aneh bunyi sms- yang masuk di Hpku, hampir semua isinya sama. What’s goin on? Kan baru 26 tahun??? Memang iya, 2 bulan ini saja, ada 3 orang teman kuliah yang udah dan bakal “married”…tapi bukan berarti kan…
iya…ini juga lagi nyari-nyari kok, tenang sajalah kalian, kalau udah masanya, aku juga nyusul (haha)…
tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, ucapan “happy Birthday” yang masuk, banyak dari orang baru. dan tidak tanggung-tanggung, 5 orang sms, jam 1 – 2 pagi, pas lagi enak-enaknya tidur, untunglah masih bisa bangun pagi, jadi tidak telat seperti kemarin.
Puncaknya pas pagi tadi masuk kantor, ada kejutan “tart” lengkap dengan lilin angka -26, diminta tiup lilin, alah…acem anak kecil, tapi senang, ternyata ada yang ingat.
Pokoknya, ultah tahun ini, mantap-lah, thanx buat semua teman-teman, mudah2an doa kita semua terkabul…amin
iya…ini juga lagi nyari-nyari kok, tenang sajalah kalian, kalau udah masanya, aku juga nyusul (haha)…
tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, ucapan “happy Birthday” yang masuk, banyak dari orang baru. dan tidak tanggung-tanggung, 5 orang sms, jam 1 – 2 pagi, pas lagi enak-enaknya tidur, untunglah masih bisa bangun pagi, jadi tidak telat seperti kemarin.
Puncaknya pas pagi tadi masuk kantor, ada kejutan “tart” lengkap dengan lilin angka -26, diminta tiup lilin, alah…acem anak kecil, tapi senang, ternyata ada yang ingat.
Pokoknya, ultah tahun ini, mantap-lah, thanx buat semua teman-teman, mudah2an doa kita semua terkabul…amin
Friday, October 27, 2006
foto kaku!!
Wednesday, October 04, 2006
email dari Tuhan
Em@il dari Tuhan :
Anak-Ku,Apakah masalah batas waktu, kesulitan, dan kekacauan sedang menghadangmusekarang?Pernahkah kamu harus makan sambil berlari?Mungkin kamu terlambat ke kantor, sehingga kamu harus mengabaikan lauksarapan pagimu ketika berlari ke luar rumah.Orang yang tidak mempercayai-Ku selalu dalam keadaan tergesa-gesa.Bekerja, berjuang, berusaha untuk mengatasi kekhawatiran mereka.Tetapi jika kamu menempatkan dirimu di tangan-Ku, kamu bisa santai.Aku menganjurkanmu untuk bangun sedikit lebih pagi untuk menggunakan waktubersama-Ku.Aku akan memberimu kedamaian.Tepat di tengah-tengah badai kesibukan dunia, Aku akan melayanimu untukduduk menikmati hidangan yang lezat.Apabila kamu mau menyediakan waktu setiap hari untuk berhenti dan menikmatihubungan kita.Aku akan mengatasi hal-hal yang mengkhawatirkanmu.Bersenang-senanglah dengan-Ku di tengah-tengah badai.
Damaimu,Tuhan
Anak-Ku,Apakah masalah batas waktu, kesulitan, dan kekacauan sedang menghadangmusekarang?Pernahkah kamu harus makan sambil berlari?Mungkin kamu terlambat ke kantor, sehingga kamu harus mengabaikan lauksarapan pagimu ketika berlari ke luar rumah.Orang yang tidak mempercayai-Ku selalu dalam keadaan tergesa-gesa.Bekerja, berjuang, berusaha untuk mengatasi kekhawatiran mereka.Tetapi jika kamu menempatkan dirimu di tangan-Ku, kamu bisa santai.Aku menganjurkanmu untuk bangun sedikit lebih pagi untuk menggunakan waktubersama-Ku.Aku akan memberimu kedamaian.Tepat di tengah-tengah badai kesibukan dunia, Aku akan melayanimu untukduduk menikmati hidangan yang lezat.Apabila kamu mau menyediakan waktu setiap hari untuk berhenti dan menikmatihubungan kita.Aku akan mengatasi hal-hal yang mengkhawatirkanmu.Bersenang-senanglah dengan-Ku di tengah-tengah badai.
Damaimu,Tuhan
Wednesday, September 13, 2006
6th sense!
Aku sering mendengar kalau ada orang-orang yang mempunyai kelebihan mengetahui sifat orang lain, hanya dengan melihat bentuk wajah, bentuk tulisan,atau lainnya. Nah, semalam ada kejadian yang kualami, yang tidak jauh dari urusan yang satu ini. Seorang insinyur. Dari penampilannya, tidak disangka, ternyata beliau memiliki kelebihan untuk membaca sifat orang dari tanggal lahir, seseorang.
Kami berkenalan saat aku ikut “membantu” teman kantor melakukan reportase seputar “pengobatan alternatif” yang saat ini marak di media-media. Setelah melihat 2 orang temanku “dibuka”, aku tertarik juga,
Penasaran, akhirnya aku berkenalan dengannya. Setelah menyebutkan tanggal lahirku dengan lengkap,sesaat kemudian meluncurlah sifat-kebiasaanku dari mulutnya. Mau tahu, apa sifat/ kebiasaan ku menurut beliau? Ini dia :
Kami berkenalan saat aku ikut “membantu” teman kantor melakukan reportase seputar “pengobatan alternatif” yang saat ini marak di media-media. Setelah melihat 2 orang temanku “dibuka”, aku tertarik juga,
Penasaran, akhirnya aku berkenalan dengannya. Setelah menyebutkan tanggal lahirku dengan lengkap,sesaat kemudian meluncurlah sifat-kebiasaanku dari mulutnya. Mau tahu, apa sifat/ kebiasaan ku menurut beliau? Ini dia :
- aku tipe yang kamarnya selalu berantakan, karena tidak bisa mengatur letak pakaian dengan benar,
- aku tipe orang yang tidak suka dengan hal-hal yang “ribet”, pokoknya semua berjalan dengan lancar, dan mudah.
- kalau ibarat warna, aku cenderung menjadi abu-abu, bukan hitam bukan putih.
Tahu darimana pak??? Jadi malu…
Tuesday, September 05, 2006
suck!
Kejadian yang sama terulang lagi, aku harus berhadapan lagi dengannya. Orang yang paling “suck” dalam hal ide. Merasa diri kreatif dan tahu segalanya. Selalu ingin menunjukkan ke-tahuannya- dengan cara yang menurutku sangat tidak “layak’ untuk ditiru dan ‘rajin” memberi komentar – negatif atas ide/ karya orang lain . Please bah!!
Oh dia gemar menggunakan prinsip seperti ini dalam sebuah proses tukar ide.
Oh dia gemar menggunakan prinsip seperti ini dalam sebuah proses tukar ide.
A : “ Pak menurut saya, kalau produk seperti itu bagusnya dibuat seperti bla..bla…bla……”
Boss : “ wah…bagus juga idenya, saya setuju itu!”
Sucker : “iya pak, bagus juga, jadi nanti kita bisa bla…bla…bla…bla…
(menimpali sekaligus membuat bingung, karena yang bla…bla..nya dia sebenarnya tidak mempunyai maksud yang sama dengan bla..bla…teman yang pertama, nah lho!! Mulai pusing aku!)
Me : “ Pak, kalau misalnya kita buat seperti ini saja gimana bla…bla…bla….jadi lebih efektif dan efisien ! Bagaimana?”
Boss : “uhmmmm…iya juga yak”
Sucker : “ iya pak, jadi kalau nanti pas prosesnya kita bisa bla…bla…bla…”
( lha, jadi ngapain ikut tukar ide kalau hanya untuk , ikut-ikut, geleng-geleng, angguk-angguk – Lirik lagu ahli piqir dari Malaysia )
Monday, August 28, 2006
ough!
belum... nanti....kapan...sekarang...
ngga bisa....malas...capek....
aku perlu kamu...tidak....
jangan senyum....bosan...diam....
tertawa...gerah...
terdiam...sendu...
kernyit...kalut...
ngga bisa....malas...capek....
aku perlu kamu...tidak....
jangan senyum....bosan...diam....
tertawa...gerah...
terdiam...sendu...
kernyit...kalut...
Tuesday, August 22, 2006
kekacauan beruntun
Tidak ada “dramatisasi” dalam blogku kali ini. Kejadian ini nyata terjadi kepadaku mulai hari Sabtu sampai Senin kemarin.
Kalau diingat-ingat, “kekacauan” – kekacauan yang terjadi itu seperti ini.
1. saat aku shooting presenter di Studio 2, untuk program tayang Rabu. Namun, gagal total, karena hasilnya “scratch” dan tidak bisa diulang karena host-nya siaran lagi di radio. :p
2. saat aku potong rambut di sebuah tempat pangkas. Tarif pangkas yang biasanya hanya Rp. 7000; - di sekitar kostku di "padang bulan" sana – tiba-tiba menjadi Rp. 20.000; (hampir 300 %) saat aku potong rambut di Jalan M.Yamin. Medan, terang saja, harga ini membuat aku sangat terkejut, karena tidak ada perbedaan “hasil” sama sekali di antara kedua tempat ini, perih dan panas yang biasanya terasa sehabis “cukur” masih terasa juga, tetapi sudahlah, semua sudah selesai dipotong, - itu jadi pertama dan terakhir kali buatku potong rambut di tukang pangkas aneh seperti itu –
3. aku permisi dari kantor untuk pulang lebih awal karena aku ingin balik ke Kabanjahe, dengan alasan nanti terlalu malam sampai di sana. Awalnya cuaca cerah, tetapi berubah 180 0 begitu aku tiba di kost. Hujan memaksaku untuk menunda keberangkatan selama 2 jam. Dan kena marah “ supir angkot” juga saat aku memintanya menepi ke tempat yang agak kering. “sok ngatur ko, mana ada jalan kering hujan deras kek gini” alah…aku hanya bisa tersenyum.
4. Macet!!! Karena hujan, jalanan jadi banjir, ditambah jumlah mobil yang membludak karena libur sampai hari Senin :p
5. pulsa habis, duit di dompet Rp.30.000; ya udah, ke ATM saja, jalan di tengah panasnya mentari, sampai di Bank Mandiri ada tulisan “maaf untuk sementara ATM ini tidak bisa digunakan, coba kunjungi ATM terdekat lainnya”(di Kabanjahe hanya ada 1 ATM Mandiri, Pal)
6. SMS 5 teman di Kabanjahe, mo ngajak jalan, bisa ya tidak ada seorangpun yang balas??? Ditambah charger Hp, ketinggalan, (sony ericsson bukan Hp sejuta umat) terpaksa niat jalan batal, udahlah balik ke Medan saja lagi…
7. sampai di Medan, alah…charger buat Mp3. playerku ketinggalan di Kabanjahe gubraaaaaak!!! Payah!!!
Kalau diingat-ingat, “kekacauan” – kekacauan yang terjadi itu seperti ini.
1. saat aku shooting presenter di Studio 2, untuk program tayang Rabu. Namun, gagal total, karena hasilnya “scratch” dan tidak bisa diulang karena host-nya siaran lagi di radio. :p
2. saat aku potong rambut di sebuah tempat pangkas. Tarif pangkas yang biasanya hanya Rp. 7000; - di sekitar kostku di "padang bulan" sana – tiba-tiba menjadi Rp. 20.000; (hampir 300 %) saat aku potong rambut di Jalan M.Yamin. Medan, terang saja, harga ini membuat aku sangat terkejut, karena tidak ada perbedaan “hasil” sama sekali di antara kedua tempat ini, perih dan panas yang biasanya terasa sehabis “cukur” masih terasa juga, tetapi sudahlah, semua sudah selesai dipotong, - itu jadi pertama dan terakhir kali buatku potong rambut di tukang pangkas aneh seperti itu –
3. aku permisi dari kantor untuk pulang lebih awal karena aku ingin balik ke Kabanjahe, dengan alasan nanti terlalu malam sampai di sana. Awalnya cuaca cerah, tetapi berubah 180 0 begitu aku tiba di kost. Hujan memaksaku untuk menunda keberangkatan selama 2 jam. Dan kena marah “ supir angkot” juga saat aku memintanya menepi ke tempat yang agak kering. “sok ngatur ko, mana ada jalan kering hujan deras kek gini” alah…aku hanya bisa tersenyum.
4. Macet!!! Karena hujan, jalanan jadi banjir, ditambah jumlah mobil yang membludak karena libur sampai hari Senin :p
5. pulsa habis, duit di dompet Rp.30.000; ya udah, ke ATM saja, jalan di tengah panasnya mentari, sampai di Bank Mandiri ada tulisan “maaf untuk sementara ATM ini tidak bisa digunakan, coba kunjungi ATM terdekat lainnya”(di Kabanjahe hanya ada 1 ATM Mandiri, Pal)
6. SMS 5 teman di Kabanjahe, mo ngajak jalan, bisa ya tidak ada seorangpun yang balas??? Ditambah charger Hp, ketinggalan, (sony ericsson bukan Hp sejuta umat) terpaksa niat jalan batal, udahlah balik ke Medan saja lagi…
7. sampai di Medan, alah…charger buat Mp3. playerku ketinggalan di Kabanjahe gubraaaaaak!!! Payah!!!
Wednesday, August 16, 2006
17 Agustus

Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air…besok akan jadi 17 Agustus ‘pertama’ yang aku lewatkan bukan di Kabanjahe. Dari mulai aku masih duduk di bangku SD, sampai 2005 kemarin, saat aku sudah bekerja, aku selalu menikmati perayaan kemerdekaan ini di Kabanjahe.
Jadi teringat saat masih sekolah dulu, kami biasanya melakukan upacara di Lapangan “Samura”.
Di sini kami bertemu dengan ribuan murid dari sekolah lain, dan setelah itu ikut pawai keliling kota Kabanjahe. Tidak hanya itu, masing-masing sekolah – mulai SD sampai SMU- mempunyai ‘drum-band’ biar lebih semangat. Biasanya aku dan beberapa teman, suka melihat aksi para ‘mayoret’ yang berpakaian ‘sexy’ dengan dandanan ‘heboh’ pokoknya buat senang mata.
Kota Kabanjahe yang kecil, berubah menjadi kota yang padat, ribuan orang turun ke jalan-jalan menyaksikan meriahnya perayaan kemerdekaan. Aksi yang paling menarik minat pengunjung adalah, penghormatan para mayoret di hadapan Bupati dan pejabat. Mereka biasanya berlomba menampilkan performance yang berbeda dan paling unik. Walaupun cuaca panas, tapi semuanya semangat.
Dan ini pasti tidak terjadi tahun ini, karena besok, aku punya tugas. Liputan tentang perayaan 17 Agustus di sebuah kelurahan di kota Medan. Yah, mau bagaimana lagi, namanya juga resiko pekerjaan. See you next year, Kabanjahe.
Monday, August 14, 2006
good bye my friend!

Medan sangat cerah hari ini, kontras dengan suasana hatiku yang begitu mendung. Hari ini, (14 Agustus 2006) seorang teman kerja pamit / resign dari kantor untuk melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta sana.
Okinawa- ( He is not a japanese, everybody!! ) Tobing, teman kerja yang menurutku mempunyai personality yang luar biasa. Why?
Oki, setiap hari raut mukanya selalu ceria, meskipun aku tahu, tugasnya di sini, bisa sangat membosankan – itu yang membuat rekan yang dahulu stay di bagian ini memilih mundur.
Namun, itu tidak berlaku baginya, aku tidak pernah mendengar dia mengeluh, atau raut keletihan terpancar di wajahnya, semua menyenangkan baginya.
Tidak ada kata-kata emosi yang keluar dari mulutnya, meskipun perbedaan karakter sangat terasa di sini, dan perbedaan ini begitu sering menjadi awal munculnya sentimen di antara rekan kantor. Ajaibnya, meskipun dia terbilang orang baru di sini, dan lebih muda dariku, ia bisa meredam segala perbedaan itu dan bersikap sama kepada setiap orang. Hal yang begitu mustahil untukku. :p
Dia orang yang bertanggung jawab dan sadar dengan deskjob-nya. Itu sebabnya, dia dengan cepat mendapat kepercayaan dari pimpinan, termasuk kepercayaan-ku juga. Coz I know, he is worth for it.
Dan dia, pernah membuatku begitu salah tingkah, -ingat gak saat kita makan berdua di Texas- (hutang dariku ), karena aku langsung sambar makanannya, sementara kamu masih sempat berdoa, gila jujur aku bingung bgt saat itu.
Namun aku tahu, kamu ngga mau nge-hakimin, kamu hanya senyum saat itu, sambil nunjuk ke kalung salib di leher-ku :p
Ok, my bro! aku tahu kamu pergi untuk masa depan yang lebih baik lagi, meski berat, aku yakin, kamu pasti bisa, & jangan lupa, kalo nanti kamu jadi orang sukses jangan lupa sama kita di sini. Take care and bye!!
Monday, August 07, 2006
diam
Diam, mungkin itu yang harus kulakukan untuk beberapa saat ini. Yah setelah beberapa kali aku harus kecewa dengan orang-orang yang tidak sadar akan apa itu namanya tanggung-jawab.
Dengan cara ini, mungkin bisa menjadi alternatif bagiku untuk situasi ini.
Aku tidak bisa untuk selalu mengerti mereka, dengan segenap masalah yang mereka punya – meskipun itu muncul karena kesalahan mereka sendiri. Selama ini, aku mencoba menunjukkan mood yang bagus di depan mereka, meskipun sebenarnya aku harus berjuang keras untuk itu, memberi senyum, bertanya kabar, menjadi pendengar yang baik dsb…
Aku teringat kata “ what do u get and what do u give” Ok, aku merasa sudah cukup berkorban selama ini, dan sekarang I don’t care, kita semua punya tanggung jawab di sini. Tanggung jawab yang sudah dibandrol dengan gaji. Kalau bandrol harga kita sama, why should I?
Dengan cara ini, mungkin bisa menjadi alternatif bagiku untuk situasi ini.
Aku tidak bisa untuk selalu mengerti mereka, dengan segenap masalah yang mereka punya – meskipun itu muncul karena kesalahan mereka sendiri. Selama ini, aku mencoba menunjukkan mood yang bagus di depan mereka, meskipun sebenarnya aku harus berjuang keras untuk itu, memberi senyum, bertanya kabar, menjadi pendengar yang baik dsb…
Aku teringat kata “ what do u get and what do u give” Ok, aku merasa sudah cukup berkorban selama ini, dan sekarang I don’t care, kita semua punya tanggung jawab di sini. Tanggung jawab yang sudah dibandrol dengan gaji. Kalau bandrol harga kita sama, why should I?
Thursday, July 20, 2006
my best friend's wedding
‘genduari kena, ipasu-pasuNa
(hari ini kalian diberkati-Nya)
‘ labo erkiteken, kengasupenndu kena ersada bage duana
(bukan karena kekuatan kamu, kamu dipersatukan)
‘tapi DIBATA kap sinjaminisa’
(tetapi Bapa di Surga yang melakukanNya)
‘ertoto man bana”
(berdoalah padaNya)
‘dage pindo penampatNa’
(dan minta pertolonganNya)
‘labo kurang kai pe’
(tidak ada kekurangan apapun)
‘mama karondu, nande gintingdu ndube’
(mama karondu, nande gintingndu)
‘Dibata kap si njaminisa’
( Bapa di Surga yang menjamin semuanya)
---man banndu Sion ras Bang Jones ---
(hari ini kalian diberkati-Nya)
‘ labo erkiteken, kengasupenndu kena ersada bage duana
(bukan karena kekuatan kamu, kamu dipersatukan)
‘tapi DIBATA kap sinjaminisa’
(tetapi Bapa di Surga yang melakukanNya)
‘ertoto man bana”
(berdoalah padaNya)
‘dage pindo penampatNa’
(dan minta pertolonganNya)
‘labo kurang kai pe’
(tidak ada kekurangan apapun)
‘mama karondu, nande gintingdu ndube’
(mama karondu, nande gintingndu)
‘Dibata kap si njaminisa’
( Bapa di Surga yang menjamin semuanya)
---man banndu Sion ras Bang Jones ---
the dark side of me
Sangat sulit buatku memulai kata pertama untuk Blog-ku hari ini. Why? Karena ini menyangkut satu sisi gelap yang kumiliki- dari sekian banyak sisi gelap yang ada. Mungkin kata yang pas untuk sifatku yang satu ini adalah muka badak. Sifat buruk, yang tidak pernah merasa salah dengan apa yang dilakukan, karena selalu mencari pembenaran-pembenaran atas setiap kesalahan.
Sulit mengakui kesalahan, malah mencari orang lain untuk disalahkan. Selalu ada hukum sebab – akibat dalam prinsipku. Mengapa kesalahan yang kulakukan itu sampai terjadi?? Karena ada pemicunya…namun ironisnya prinsip ini tidak akan berlaku, untuk kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, egois!!
Saat segalanya mulai kacau karena kesalahanku, dengan lihai aku bisa berubah menjadi sosok yang di- perlakukan tidak adil, mencoba sebisanya menunjukkan kesalahan orang lain terhadapku, karena dengan ini, kesalahanku akan menjadi samar terlihat. Dan ini berhasil!! Aku dengan perasaan aman luar biasa, tetap bisa melanjutkan aktivitasku.
Apakah , aku sama sekali tidak menyadari akan hal ini, apakah orang lain juga tidak akan pernah tahu ?? let’s wait
Sulit mengakui kesalahan, malah mencari orang lain untuk disalahkan. Selalu ada hukum sebab – akibat dalam prinsipku. Mengapa kesalahan yang kulakukan itu sampai terjadi?? Karena ada pemicunya…namun ironisnya prinsip ini tidak akan berlaku, untuk kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, egois!!
Saat segalanya mulai kacau karena kesalahanku, dengan lihai aku bisa berubah menjadi sosok yang di- perlakukan tidak adil, mencoba sebisanya menunjukkan kesalahan orang lain terhadapku, karena dengan ini, kesalahanku akan menjadi samar terlihat. Dan ini berhasil!! Aku dengan perasaan aman luar biasa, tetap bisa melanjutkan aktivitasku.
Apakah , aku sama sekali tidak menyadari akan hal ini, apakah orang lain juga tidak akan pernah tahu ?? let’s wait
Subscribe to:
Posts (Atom)



