| Usah kau puji diriku Aku adalah manusia biasa, yang punya marah, benci, dendam, dan kesombongan Usah kau puji diriku Engkau belum mengenal semua sifat kasarku Sulit jika saatnya tiba Menyesali semua pujian yang telah diucapkan dari mulut Perih rasanya bila Aku tidak seperti yang engkau minta |
Thursday, June 26, 2008
usah...
Sunday, May 25, 2008
nah lo??
Saking tertariknya, aku tak enggan untuk mengikuti kelanjutan akhir cerita film ini, meski waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 am, padahal besok paginya aku harus berangkat kerja.
kisah kehidupan si aktor, begitu melekat dalam pikiranku. Bahkan sampai terbawa mimpi (sesuai harapan hahah..) aku pun bertukar peran dengan si aktor, tentunya dalam kisahku sendiri.
Dan........begitulah, sampai malam ini isi mimpiku kemarin malam masih menghantui, beuh...nah, bagian tidak asyiknya adalah rasa rindu untuk seseorang kembali muncul seiring berjalannya kisah, nah lo??? bingung....
Friday, May 23, 2008
refleksi
well, aku termasuk satu di antaranya. Tidak pernah merasa puas a.k.a kurang bisa bersyukur dengan apa yang telah dimiliki dalam hidup.
kamu sudah bekerja kan? iya...tapi swasta, masa depan belum terjamin...
enak ya, bisa kerja di Medan dan dekat ama keluarga...iya sih, tapi jauh dari kost
kerja di media, seru!! bisa ketemu banyak orang, dari berbagai latar...iya sih, tapi jam kerjanya itu lo, buat stress
dan banyak tapi..tapi..yang lain...
percaya tidak percaya, hal ini yang selalu meracuni hati dan pikiranku..hampir setiap waktu!!
Saturday, May 17, 2008
seandainya saja...
Hhhhhhhhh...seandainya saja, tim srikandi Indonesia dapat merebut Piala Uber kali ini, tentu makna 100 tahun kebangkitan bangsa, (mungkin) lebih berkesan di negara ini. Setelah kemarin tim Piala Thomas, dihempaskan oleh Tim Korea, harapan berpusat hanya kepada Tim Piala Uber, yang di atas kertas jauuuuuuuh kualitasnya dibanding Tim China. Hampir mustahil, bisa mengalahkan Tim China, tetapi hampir sama mustahilnya, Tim Uber kita bisa masuk Final, bukan??
Selamat buat Tim Piala Uber China, semoga bisa menjadi pengobat luka, akibat gempa yang menewaskan puluhan ribu korban jiwa di negeri sana. Dan buat bulutangkis Indonesia, tetap semangat dan berjuang terus...demi kebanggan bangsa, Merdeka!!
Friday, May 02, 2008
husssh..
aku kecewa...kesal..marah..emosi...tapi aku tidak bisa membencimu. ko terlalu kuat mencengkram pikiranku dengan segala kenangan indah itu, membuatku semakin terpuruk dalam ketidak berdayaan.
aku ingin ko tahu, aku tidak akan pernah bisa menjadi "teman baik"-mu, maaf...
Wednesday, April 23, 2008
KARYAWAN DELI TV MEDAN BAKAR SERAGAM
Metrotvnews.com, Medan: Karyawan Deli TV Medan yang tergabung dalam Forum Peduli Nasib (FPN) Deli TV berunjuk rasa ke Kantor DPRD Sumatra Utara, Senin (21/4). Mereka mendesak aparat terkait memeriksa proses pengambilalihan Deli TV oleh Sun TV Network, grupnya Media Nusantara Citra (MNC). Sebab, hal itu dianggap menyalahi peraturan undang-undang penyiaran. Selain itu, penjualan Deli TV ke Sun TV juga dinilai telah menyebabkan banyak isi siaran lokal berubah menjadi nasional.
Aksi ini juga diwarnai bakar seragam Deli TV sebagai bentuk kekecewaan. Pengunjuk rasa kecewa terhadap manajemen Deli TV yang dinilai telah ingkar janji. Sebelumnya, mereka dijanjikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) sehubungan dengan dijualnya semua saham Deli TV ke Sun TV Network grupnya Media Nusantara Citra (MNC). Usai dari DPRD Sumut, pengunjuk rasa melanjutkan aksi di Gedung Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumut.
Pengunjuk rasa diterima Ketua KPID Sumut Dananjaya dan wakilnya, Bambang Sudjiartono. Bambang berjanji akan meneliti masalah kepemilikan saham Deli TV yang sudah dipindahtangankan. Menurutnya, apabila terjadi pembelian seluruh saham, hal itu dikategorikan ilegal karena menyalahi peraturan perundang-undangan.(BEY)
Saturday, April 19, 2008
nyeeeeeee....
kalo dipanggil pasti sahutannya "nyeeeeeeee...." dan sepertinya hanya dia dan Tuhan yang tahu apa arti kata itu.
Namanya sebenarnya bagus Rafika Anggraini, tapi kita memanggilnya rep/rev/ref/reb pokoknya bunyinya repppppp...gitu. Kenal rep pertama kali, di jaman-jamannya BISIK DANGDUT, karena dia teman SMU Gita (host-ku) saat itu.
"bang bisa temanku ikut shooting dia mo liat" pintanya kala itu
"ya udah ajak aja, asal dia tahan, kita kan jalannya ke pelosok,ketemu orang-orang yang unpredictible juga..pastinya capek"
dan terjadilah awal pertemuan, kalo tidak salah kita langsung menuju tembung mencari para requester yang tersebar di seantero Medan (hueekkkk...). Ternyata si Rep ini, suka fotografer, nah..jadilah kita diabadikan dalam puluhan file kamera digital-nya.
Siapa sangka, sekarang ternyata kita sekantor. Waktu baca CV-nya, sempat keder juga. What?? ARisan The Series?? Quickly Express?? USM Malaysia?? apalagi ya?? wah jangan2 malah jadi atasan nih di kantor ;p syukurlah, ternyata belum..hehehehe...dia pun bersarang di ruang editing dan menjadi mahluk paling cantik di sana, ehmmmm..ehmmmm...
Sekarang, kita mulai berjibaku bersama, menantang hari, melawan siklus hidup normal, ( orang tidur, kita kerja, orang kerja kita tidur, ya dek...) sama-sama menguatkan, memberi dukungan, meski sebenarnya, hanya kita yang tahu apa yang kita rasakan sekarang.
---- mencuba nak mencari sesuatu di masa hadapan -----
Thursday, April 17, 2008
hidup yang berkualitas
Namun, meski sepele aku tidak pernah bisa untuk meninggalkannya. Jujur aku butuh ini, sampai nanti aku bisa mengendalikannya, bukan "dia" yang mengendalikan ku.
Butuh pengorbanan dan resiko, untuk semuanya itu. Langkah yang akan kupilih pasti menyimpan sejuta penyesalan bersamanya. Meski aku sudah pernah memilihnya dulu, namun sisa rasa kecewa dan sesal masih terasa hangat, belum bisa terlupa.
Ah...mungkin saatnya kini, aku diuji kembali percaya kepada hati kecilku seperti dulu, semoga!!!
Friday, March 21, 2008
apakah ini deja vu??
Keluar dari zona nyaman-ku..
Zona nyaman yang telah terbangun sejak Desember 2004, aku masih ingat 1 Desember 2004 awal terbentuknya zona nyaman ini. Meski pekerjaanku saat itu terbilang biasa-biasa saja, namun aku sangat menikmatinya. Tidak ada pressure, atau apalah itu, meski pekerjaanku tidak mengenal waktu juga, namun aku merasa tidak ada masalah dengan itu semua...
.....Maret 2004....
Aku diterima di sebuah TV nasional. Setelah mengikuti berbagai tes, aku dinyatakan lulus sebagai Production Assistant ( PA). Karena itu aku harus meninggalkan kota Medan, teman-teman kuliah, lingkungan kost, bahkan keluargaku. Jika boleh jujur, aku juga berada dalam posisi nyaman saat itu. Semua seakan berjalan seperti yang ku mau. Hari berjalan begitu cepat, dengan segala kenikmatannya, yah..aku sangat menikmatinya....
Namun apa daya, mentalku belum siap untuk keadaan saat itu. Pun aku berusaha sekuat tenaga, namun aku merasa sangat tersiksa. Zona nyaman-ku terlalu kuat menyiksaku, hingga akhirnya aku memutuskan untuk menyerah, meninggalkan mimpi untuk membangun karir di TV nasional.
....Maret 2008....
Aku dihadapkan dengan situasi yang sama, bukan atas kehendaku namun situasi memaksa terjadinya kondisi ini. Kesempatan berkarir di TV Nasional yang akan segera launching. Situasinya sama, aku mengalami deja vu...apakah mentalku akan sanggup bertahan kali ini???
Thursday, March 20, 2008
HARI HENING SEDUNIA – 21 MARET

Berikut ini kami sampaikan himbauan dan ajakan mematikan peralatan listrik selama empat jam pada 21 Maret 2008, sebagai bagian dari kontribusi individu mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini adalah langkah awal kampanye mencanangkan 21 Maret sebagai HARI HENING DUNIA (World Silent Day).
Kampanye tersebut dipelopori masyarakat dan LSM Bali yang tergabung dalam Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim pada konferensi PBB mengenai perubahan iklim di Bali Desember 2007 lalu. 21 Maret adalah juga Hari Air dan hari pertama musim semi di utara – simbolisasi dari kehidupan.
Mohon kampanye ini disebarkan ke jaringan anda.
BERI SATU HARI UNTUK BUMI BERNAFAS
HARI HENING SEDUNIA – 21 MARET
Kirimkan berita dan cerita hening versi Anda sendiri ke : mysilent@worldsilentday..org
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai World Silent Day dapat menghubungi:http://us.f564.mail.yahoo.com/ym/Compose?To=info@worldsilentday.orghttp://www.worldsilentday.org/
Salam HeningKolaborasi Bali untuk Perubahan iklim
Alamat:Jl. Pengubengan Kauh 94Kerobokan, Kuta, Bali+62 361 735321
Wednesday, February 20, 2008
run for your life..
eh..ada gempa ya? Tera ada gempa...!!teriakan temanku membuatku sangat terkejut. Belum hilang rasa terkejutku, aku tiba - tiba melihat para tamu yang tadi masih menikmati makanan di peresmian toko ponsel Om seorang rekan kantor, berhamburan sambil berteriak - teriak panik.
... gempaaaaa...gempa.... ditambah lagi bunyi alarm Mall, yang berbunyi sangat keras, menambah rasa panik saat itu. Semua orang memaksa untuk segera menyelamatkan diri secepatnya. Dalam kepanikannku, aku melihat papan merk toko ponsel yang ada bergoyang dengan hebatnya..wah gawat, berapa lama gedung ini sanggup menahan guncangan sehebat ini pikirku, aku harus buru-buru keluar, meski di jam sibuk seperti ini tidak terbayang berapa banyak jumlah pengunjung yang ada saat itu.
Semakin lama, bunyi alarm ditambah teriakan orang-orang membuat seuasana semakin panik..dimana mereka?? aku tidak melihat lagi teman-temanku, bergegas akupun segera berlari berdesakan bersama kerumunan orang menuruni eskalator yang sudah tidak berfungsi karena aliran listrik terputus. Aku bisa melihat bagaimana paniknya orang-orang yang berada di tiap-tiap lantai, 1 lantai terlewati, 3 lantai lagi, pekikku...aku semakin panik, ya Tuhan..tolong keluarkan aku dari tempat ini...lantai 2, terlewati..teriakan-teriakan kepanikan semakin keras terdengar, tangisan ibu-ibu bersama anak-anak kecil, membuatku semakin panik,
...aku tidak ingat apa-apa lagi, hanya berlari dan berlari, yang ada di otakku, hanya bagaimana caranya keluar secepatnya. Lututku gemetar, seluruh tubuhku mendadak dingin, detak jantungku membuatku sulit bernafas, lantai 1..aku sudah tiba di depan pintu masuk, kerumunan orang menahanku untuk segera bisa keluar, suara alarm dan teriakan masih terdengar semakin keras.
Aku kini berada di luar gedung, berbaur dengan ratusan orang yang sibuk mencari keluarga, teman, masing-masing. Akupun mulai mencari teman-temanku yang tadi sempat tertinggal, karena sangat tidak memungkinkan untuk berhenti menunggu mereka, karena situasi yang panik dan banyaknya orang. Syukurlah kami semua baik-baik saja, dan sekitar 20 menit kemudian, suasana sudah normal kembali, tapi bagiku, itu salah satu kejadian yang aku yakin, sangat sulit untuk kulupakan.
Monday, February 18, 2008
miss u guys..
Ibarat sebuah penggusuran yang banyak terjadi akhir-akhir ini, mungkin keadaan ini juga yang kualami bersama teman-teman sekantor. Karena beberapa dari kami akan "dipaksa" meninggalkan tempat yang sudah kami bangun bersama-sama dengan penuh perjuangan dan semangat, karena alasan ganti management.
Akhir tahun kemarin, kabar-kabar yang mengatakan bahwa MNC akan membeli TV ini, sudah mulai terdengar. Mulai dari kameraman, HRD hingga driver sudah mengetahuinya, namun saat itu, aku tidak terlalu ambil pusing, menurutku itu masih kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya, dan kalaupun benar pasti prosesnya memakan waktu yang lama, karena TV ini bukan milik perseorangan jadi sangat masuk akal jika akan terjadi proses negoisasi yang lumayan lama, namun dugaanku salah, hanya dalam jangka 3 bulan hal itu kini telah terjadi, Januari 2008 yang lalu, tercapai kesepakatan antara para pemilik saham dengan pihak MNC Jakarta....
Nah...
Mulailah aku terguncang, sepengetahuanku dalam setiap pergantian management, maka akan terjadi pula beberapa perubahan-perubahan mendasar, baik dari nama, logo, format siaran,termasuk juga dalam soal status karyawan. Dugaanku tidak salah, dari penjelasan yang diberikan, maka akan dilakukan efisiensi karyawan dan penerapan pola baru dalam segmen program yang kini mempunyai kiblat baru, mau tidak mau siapapun yang akan masih bertahan akan mengalami perbedaan - perbedaan yang mungkin saja sangat radikal nantinya, apakah kami siap???...
Pagi tadi di kantor, ada pemberitahuan, bahwa mereka-mereka yang masih bergabung di TV ini, akan diumumkan besok ( selasa, 19 Feb' 08 ) itupun masih sementara, karena nanti akan ada interview ulang, psikotest dan beberapa rangkaian test lainnya dari pihak managemen baru..fhuhhhh...
Apa yang akan terjadi besok aku tak tahu, seperti kataku di atas, aku bingung..sangat bingung...seperti kehilangan sesuatu yang sudah sangat aku miliki dan telah menjadi sebuah bagian dari hidupku...tapi aku tahu ada DIA yang telah mengatur semuanya sesuai rencana-Nya, jikalau memang tidak terpilih, pasti ada yang terbaik untukku di luar sana. Amin!!!!
Thursday, February 14, 2008
valentine's day
Dimana-mana, warna pink dan tulisan "love" mendominasi pandangan mata, yah namanya juga hari Valentine. Dari minggu yang lalu, sudah banyak promo yang menggandeng hari spesial ini dalam kegiatan mereka.
Nah, kalo menurutku sendiri, hari ini biasa-biasa saja, tidak ada yang spesial, bahkan kalo bisa jujur dari tadi pagi sampai siang sangat BT malah..mulai dari mbak-mbak di loket pembayaran di PLN yang kuanggap kurang bisa menghargai waktu, gonjang ganjing di kantor yang masih belum ada kejelasan, ditambah "kelakuan kucing kurap" beberapa rekan kerja yang arrrgggg...semuanya terjadi di hari ini!
Wah..kalau begitu, benar-benar ngga ngaruh ya hari Valentine --yang beberapa pihak menjadikannya sebagai sebuah hari kasih sayang, hari saat berbagi cinta dan kasih, hari wajib memakai baju-baju pink, atau hari wajib mendengarkan lagu-lagu yang isinya love melulu ???
Ummm...jawabnya ngga
kok bisa? bisalah karena sudah 2 minggu aku setiap hari melakukan semua hal di atas (tapi tidak memakai baju pink) jadi valentine atau ngga valentine, sama saja, hahaha...
Saturday, February 09, 2008
my best friend hit me
This story is about two friends who are walking in the dessert.
At a certain point in time during the journey they got into q fight and one friend hit the other in the face.
The one, who was hit, was hurt, but without saying a word he wrote in the sand:
“Today my best friend hit me in the face”
The walked on until they found an oasis where they dedided to take a bath. The one who was hit, got stuck in the mud and nearly drowned, but his friend saved his live.
After he regained his breath, he engraved in stone:
“Today my best friend saved my life”
The friend who had hit his best friend in the face and saved him asked: “After I hit you, you wrote in sand and now you engrave it in stone. Why?
The other friend answered:
If somebody hurts us we must write it in the sand where the wind of forgiveness can erase it.
But if somebody does us good, we should engrave it in stone so that no wind an never wipe it out.
“Learn to write your pains in the sand and to engrave your good experiences in stone”
People say that it takes minute to find a special person, an hour to appreciate them, a day to love them, but after that a whole live time to forget them.
refresh...
Fhuh...
Selain harus berjuang melawan rasa kantuk di pagi hari dan panasnya lokasi saat pengambilan gambar, assigment ini juga menuntut totalitas yang sejujurnya, aku tidak rela. Bekerja di tengah rasa beban semakin membuat pekerjaan yang sepele, menjadi sebuah pekerjaan yang sangat berat, aku tidak bisa pungkiri, inilah yang terjadi saat ini.
Kini, akhirnya selesai sudah. Aku sudah bisa bernafas lega kembali, jelang hari baru dengan semangat, meski aku tidak tahu apa lagi yang akan kuhadapi di hari nanti, tapi yang pasti 1 masalah "besar" sudah terlewati dengan cukup baik..
p.s: thanx for the strenght that you gave me, love you so much (you know who you are, my love)
Monday, January 21, 2008
aarrrrghhh...
plato
tulisan berikut ini, bukan dalam rangka ingin meng-abadikan kesalahan orang lain, namun hanya lebih kepada mengeluarkan segala uneg-uneg yang dari tadi pagi tertahan, daripada aku "suntuk" sendiri...? :p
Sebuah kalimat bijaksana dari seorang Plato di atas, sudah sering kubaca di beberapa buku atau tulisan. Kalau tidak salah, kalimat ini juga ada di bukunya Meutya Hafid yang 168 jam dalam sandera ( iya ya???? maaf kalau salah..).
Nah, apa yang kualami mulai tadi pagi sampai sore, ternyata membuktikan kalau kalimat bijaksana ini sangat benar, setidaknya menurut opiniku. Melewatkan waktu tidak hanya 1 jam, tapi bahkan 8 jam dengan orang-orang yang...menurutku kumpulan orang jago, tajir, keren, hebat, bossy, hhhmmm apalagi ya? pokoknya jauh sekali jika dibandingkan denganku, dan kesemuanya itu dibungkus rapi oleh balutan "penjilat" alias berlomba menunjukkan diri sendiri (show off) meski pada akhirnya mengorbankan orang lain.
***
Sabtu sore, Hp ku berbunyi, di layar muncul nama seorang yang kukenal sebagai salah seorang "pejabat" produsen produk Internasional yang sudah cukup dikenal. Kita mengenal produk-produk mereka mulai dari shampo, sabun, kecap, teh, sampai makanan. Nah, sang Boss ini, memberikan sebuah assigment kepadaku, (sebelumnya kita pernah bertukar kartu nama). Dalam assigment ini, aku diminta untuk menyediakan kru untuk mengerjakan sebuah proyek, yang dari penjelasannya adalah sebuah proyek yang sangat sederhana jadi deadlinenya juga singkat.
Setelah berunding dengan atasanku di kantor, akhirnya aku pun dipercayakan untuk menjadi penanggung jawab proyek yang sangat sederhana ini.
"tolong kamu siapkan kru, untuk senin pagi jam 9.00 Wib" kata bossku saat itu
"siap pak!!" jawabku, namun dalam hati aku sedikit ragu dengan proyek yang katanya sangat sederhana ini, karena pengalaman dengan produsen internasional ini, sudah terlalu banyak yang kurang menyenangkannya buatku..
***
Senin pagi, 10 menit menuju jam 9.00 Wib, aku bersama seorang rekan kantor tiba di depan gedung berwarna hijau itu. Tidak ingin memulai awal yang buruk, kami segera bergegas masuk ke dalam, sesampainya di dalam, kami diajak ke ruang meeting yang masih diisi oleh 1 orang, dan selanjutnya menunjukkan sebuah model project yang nantinya tinggal disempurnakan oleh keputusan rapat. Oh..baguslah ucapku dalam hati, berarti tinggal penyempurnaan sedikit di sana sini, maka project ini akan selesai.
Tapi apa lacur, perkiraanku salah 100%. Saat rapat, model project ini tidak disukai oleh "beliau" yang dituakan di bagian ini, dan menawarkan sebuah model lain yang menurutku sangat2 absurd dan beyond my imagination. Tapi...karena terbungkus dalam "kiss ass" tidak ada yang melihat keanehan ini, saat itu hanya aku yang merasa janggal. Dan ketika aku mengeluarkan pendapatku, (saat itu "beliau" menanyakan opiniku) aku heran ternyata ada banyak yang berasumsi sama denganku, lha..apa kabar mereka dari tadi???
Setelah usulku diterima oleh "beliau" ini, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada rapat, maka derita itupun dimulai...usulku yang sebenarnya sederhana dipersepsikan berbeda sedemikian jauh, aku sampai heran darimana "ide-ide secemerlang" itu muncul di benak mereka?? hingga akhirnya akupun menyerah, dengan mengikuti segala sesuatu yang mereka inginkan. Aku pun tersiksa dalam adegan demi adegan yang membuat kepalaku sakit. Sakit sekali...apalagi ditambah setiap orang memberi komando kepadaku, membuat pusing yang kurasakan makin menjadi, huh...
***
Aku kini di kantorku Deli TV tercinta...
Merasakan suasana yang begitu berbeda, kami tidak hebat, jago, tajir, keren, bossy, namun kami juga tidak dibungkus oleh sifat kiss ass yang begitu kubenci dari dulu. You know, Its really fun to be here!!!
--- its my life, its my Deli TV --- love you guys!!
Friday, January 18, 2008
idola
sore ini jam 5, makanya harus buru-buru, biar studionya nanti bisa dipakai."
Informasi yang kudengar dari seorang teman kantor, saat aku sedang bertugas meng-handle rekaman berita di studio 1 membuatku sedikit bingung.
"beneran, Meutya Hafid mo kemari? tanyaku lagi seakan masih tak percaya.."
"iya, tuh lagi on the way"
"Ngapain?" aku masih belum yakin sepenuhnya akan kedatangan seorang Meutya yang tiba-tiba seperti ini, apalagi beliau adalah host sebuah TV swasta Nasional yang pasti memiliki jadwal cukup padat, apalagi kita kan TV lokal, kok bisa?"
"katanya sih talkshow, dia lagi promosi bukunya yang 168 jam dalam sandera"
"oh..kataku", terus terang saat itu aku senang sekali, karena sebentar lagi akan bisa berjumpa Meutya Hafid, tanpa harus ke Jakarta sana, hehehe...
bayangkan seorang Meutya , yang selama ini hanya bisa kulihat melalui layar kaca, sebentar lagi akan muncul di depan mata, dan karena hari ini aku yang tugas, maka kesempatan untuk memandangnya lebih banyak, karena aku akan di floor selama acara berlangsung (horeeee..)
aku menyukai sosok Meutya Hafid, menurutku dia seorang wanita cantik, cerdas, dan sangat bagus saat menjadi seorang anchor. Kemampuannya untuk membawakan sebuah tayangan di TV membuatku tak pernah bosan untuk mengikuti dari awal hingga akhir acara berlangsung, dan hari ini aku akan bertemu langsung dengannya..wah!!
tak sabar, akupun bolak balik melirik jam di tanganku. Sudah hampir jam 5, tapi kok belum ada tana-tanda keramaian di depan studio??? dimana dia?
nah..itu presenternya sudah datang, tapi bintang tamu-nya mana?? sabar..sabar..bentar lagi juga nyampe, ucapku dalam hati.
Akupun membantu sang host untuk mengumpulkan bahan dari internet tentang buku yang ditulis oleh Meutya . Kira-kira pertanyaan apa yang nanti ditanyakan saat acara Talkshow dimulai.
1 jam berlalu, belum ada tanda-tanda kalau Meutya sudah tiba di kantor, penasaran akupun menghubungi sang produser yang bertanggung jawab malam itu,
"pak jadi talkshow-nya?"
"oh jadi..maaf tadi saya belum koordinasi ke kamu, beliau datang jam 8 malam"
"wah, berarti masih 2 jam lagi ya?" wah berarti malam minggu kali ini, aku harus menghabiskan waktu di kantor, tapi tak apalah demi seorang Meutya .
akhirnya jam 8 kurang 5 menit, Meutya pun tiba di studio. Dibalut celana jeans dan kemeja berwarna biru, penampilannya sedikit berbeda dengan penampilannya di TV yang sering memakai blazer,.
aku tidak menemukan topik untuk memulai pembicaraan, apalagi kelihatannya dia sibuk berbincang dengan host yang akan memandu acara. 5 menit kemudian, acarapun siap dimulai, karena bertugas di floor aku menjadi penghubung antara Produser dengan host dan Meutya , jadi ada beberapa kali, aku harus mengarahkan dan berinteraksi dengannya....
Pembicaran mulai berlangsung, dan seperti dugaanku akupun terhanyut (cie..) saat Meutya menjawab setiap pertanyaan dari Host dengan lancar. Tidak berbeli-belit, kesan cerdas tetap tergambar dari setiap jawabannya, yang membuat segment demi segment berlalu tanpa terasa olehku.
Ternyata bukan hanya aku yang seperti itu, rekan-rekan lain yang berada di Control Room juga ternyata seperti itu, katanya sih seakan-akan ikut dalam drama penyanderaan yang dialami oleh Meutya dan seorang temannya di Irak selama 168 jam..mantap.
akhirnya 30 menit berlalu, dan saatnya Meutya kembali ke Hotel tempat dia menginap. Tapi sebelum itu, ada permintaan foto bersama kru. Dengan senang hati, dia bersedia menerima ajakan dari semua yang hadir saat itu, melihat fotoku yang berdiri di samping Meutya Hafid membuat rasa letihku malam itu seketika hilang.
Friday, January 11, 2008
lelaki ini
Anuar Zain? siapa dia? tanyaku kala itu, aku tidak pernah mendengar namanya, sampai saat ini kataku. "Believe me" u pasti suka dia, coba dengar lagunya, tulisnya untukku. Penasaran aku pun mulai mencari di internet lagu yang dibawakan oleh anuar zain.
Lewat multiply, tanpa kesulitan akupun menemukan berbagai site yang mengandung konten Anuar Zain, di dalamnya, mulai dari foto, jurnal, blog, dsb. Wah..berarti sudah terkenal juga 'si kawan ini' pikirku, tapi maklumlah, soalnya dia kan penyanyi Malaysia, awak cuma tahu "siti nurhaliza" saja :D.
Ada banyak lagu yang bisa didownload dari page yang kubuka. Kalau tidak salah ada lebih kurang 10 lagu, lengkap dengan versi konsernya - bisa dibilang page yang kubuka ini adalah salah satu penggemar fanatiknya,hampir semuanya berisi anuar zain's thing -tapi yang menarik buatku saat itu hanya 2, yakni " lelaki ini dan tak lelah".
Lelaki ini, menarik dari sisi judulnya, sedangkan tak lelah karena ternyata pencipta lagu ini -- Tengku Shafick -- adalah seorang yang kukenal dan kita bekerja di satu tempat yang sama, kok tak pernah ko bilang fick???
download men-download pun berlangsung, 2 lagu itu kini sudah tersimpan rapi dalam folder musikku. Setelah mendengar beberapa kali, ternyata memang benar, lagu-lagunya enak di telinga (buat yang senang lagu ROCK, kayanya ngga bakal suka hehehe...). Benar saja, ketika aku memberitahu rekan2 yang lain banyak yang suka lagu ini.
Meski dinyanyikan oleh penyanyi Malaysia, dan katanya sudah top di negeri jiran sana, ternyata kedua lagu ini diciptakan oleh orang Indonesia, lelaki ini diciptakan oleh 'numata' dan Tak lelah, oleh teman kantorku, saluuuut!!
Saturday, January 05, 2008
up coming movies in January 2008

http://www.empiremovies.com/
ONE MISSED CALL
Horror, Suspense
January 04, 2008
Beth Raymond is traumatized when she witnesses the gruesome deaths of two friends just days apart. Even more disturbing, she knows that both of them had received chilling cell phone messages—actual recordings of their own horrifying last moments. Impossibly, the calls were received days before they died, but each death occurred precisely when and how the messages foretold. The police think Beth is delusional—except for Detective Jack Andrews, whose own sister was killed in a freak accident that bears a strange similarity to the deaths of Beth''s
friends.
Together, Jack and Beth work feverishly to unravel the mystery behind the ominous calls. But even as they get closer to the truth, Beth''s cell phone begins to ring with an eerie tune and
the readout displays: "One Missed Call".
Action, Sci-Fi
January 11, 2008
The film, which is based on best-selling fantasy PC game franchise, follows the journey of Farmer from simple family man to heroic prince. Amidst a fantasy backdrop of war in the Kingdom of Ehb between the evil Gallian and the ruling King Konreid, Farmer sets out to find his kidnapped wife, Solana, and avenge the death of his son, who was killed by animal warriors called Krugs.

27 DRESSES
Comedy, Romance
January 11, 2008
Jane (Katherine Heigl) is idealistic, romantic and completely selfless—a perennial bridesmaid whose own happy ending is nowhere in sight. But when younger sister Tess captures the heart
of Jane's boss—with whom she is secretly in love—Jane begins to reexamine her "always-a-bridesmaid..." lifestyle.

VEGGIETALES: THE PIRATES WHO DON'T DO ANYTHING
Family, Animation
January 11, 2008
Garrrrr! Working at The Pirate Times Dinner Theater is less than exciting when you're a busboy. For three moping misfits-- Elliot, Sedgewick and George (Larry the Cucumber, Mr. Lunt and Pa Grape)-all they dream of is the day when they can ditch their dishrags and take stage to star in the big pirate show.
Comedy, Drama
January 18, 2008
film is a document of their attempt to survive the most surreal, horrifying event of their lives.
UNTRACEABLE
Thriller, Suspense
January 25, 2008
Within the FBI, there exists a division dedicated to investigating and prosecuting criminals on the internet. Welcome to the front lines of the war on cybercrime, where Special Agent Jennifer Marsh (Diane Lane) has seen it all until now. A techsavvy internet predator is displaying his
graphic murders on his own website— and the fate of each of his tormented captives is left in the hands of the public: the more hits his site gets, the faster his victims die. When this game of cat and mouse becomes personal, Marsh and her team must race against the clock to track down this technical mastermind who is virtually untraceable.
Action, Adventure
January 25, 2008
John Rambo (Sylvester Stallone) has retreated to northern Thailand, living a solitary and peaceful life in the mountains and jungles. A group of human rights missionaries search him
out and ask him to guide them into Burma to deliver medical supplies. When the aid workers are captured by the Burmese army, Rambo decides to venture alone into the war zone to rescue them.
BE KIND, REWIND
Comedy, Drama
January 25, 2008
Jerry is a junkyard worker who attempts to sabotage a power plant that he believes is melting his brain. But, when his plan goes awry, the magnetic field that he creates accidentally erases
all of the videotapes in a local video store where his best friend Mike works. Fearing that the mishap will cost Mike his job, the two friends team up to keep the store's only loyal customer—a
little old lady with a tenuous grasp on reality—from realizing what has happened by recreating and re-filming every movie that she decides to rent. From "Back to the Future," to "Robocop," to "Rush Hour," to "The Lion King," Jerry and Mike become the biggest stars in their neighborhood by starring in the biggest movies ever made.







