Monday, January 21, 2008

aarrrrghhh...

"anda dapat mengenal sifat seseorang, hanya dalam waktu 1 jam bersamanya"
plato

tulisan berikut ini, bukan dalam rangka ingin meng-abadikan kesalahan orang lain, namun hanya lebih kepada mengeluarkan segala uneg-uneg yang dari tadi pagi tertahan, daripada aku "suntuk" sendiri...? :p

Sebuah kalimat bijaksana dari seorang Plato di atas, sudah sering kubaca di beberapa buku atau tulisan. Kalau tidak salah, kalimat ini juga ada di bukunya Meutya Hafid yang 168 jam dalam sandera ( iya ya???? maaf kalau salah..).

Nah, apa yang kualami mulai tadi pagi sampai sore, ternyata membuktikan kalau kalimat bijaksana ini sangat benar, setidaknya menurut opiniku. Melewatkan waktu tidak hanya 1 jam, tapi bahkan 8 jam dengan orang-orang yang...menurutku kumpulan orang jago, tajir, keren, hebat, bossy, hhhmmm apalagi ya? pokoknya jauh sekali jika dibandingkan denganku, dan kesemuanya itu dibungkus rapi oleh balutan "penjilat" alias berlomba menunjukkan diri sendiri (show off) meski pada akhirnya mengorbankan orang lain.
***
Sabtu sore, Hp ku berbunyi, di layar muncul nama seorang yang kukenal sebagai salah seorang "pejabat" produsen produk Internasional yang sudah cukup dikenal. Kita mengenal produk-produk mereka mulai dari shampo, sabun, kecap, teh, sampai makanan. Nah, sang Boss ini, memberikan sebuah assigment kepadaku, (sebelumnya kita pernah bertukar kartu nama). Dalam assigment ini, aku diminta untuk menyediakan kru untuk mengerjakan sebuah proyek, yang dari penjelasannya adalah sebuah proyek yang sangat sederhana jadi deadlinenya juga singkat.
Setelah berunding dengan atasanku di kantor, akhirnya aku pun dipercayakan untuk menjadi penanggung jawab proyek yang sangat sederhana ini.
"tolong kamu siapkan kru, untuk senin pagi jam 9.00 Wib" kata bossku saat itu
"siap pak!!" jawabku, namun dalam hati aku sedikit ragu dengan proyek yang katanya sangat sederhana ini, karena pengalaman dengan produsen internasional ini, sudah terlalu banyak yang kurang menyenangkannya buatku..
***
Senin pagi, 10 menit menuju jam 9.00 Wib, aku bersama seorang rekan kantor tiba di depan gedung berwarna hijau itu. Tidak ingin memulai awal yang buruk, kami segera bergegas masuk ke dalam, sesampainya di dalam, kami diajak ke ruang meeting yang masih diisi oleh 1 orang, dan selanjutnya menunjukkan sebuah model project yang nantinya tinggal disempurnakan oleh keputusan rapat. Oh..baguslah ucapku dalam hati, berarti tinggal penyempurnaan sedikit di sana sini, maka project ini akan selesai.
Tapi apa lacur, perkiraanku salah 100%. Saat rapat, model project ini tidak disukai oleh "beliau" yang dituakan di bagian ini, dan menawarkan sebuah model lain yang menurutku sangat2 absurd dan beyond my imagination. Tapi...karena terbungkus dalam "kiss ass" tidak ada yang melihat keanehan ini, saat itu hanya aku yang merasa janggal. Dan ketika aku mengeluarkan pendapatku, (saat itu "beliau" menanyakan opiniku) aku heran ternyata ada banyak yang berasumsi sama denganku, lha..apa kabar mereka dari tadi???
Setelah usulku diterima oleh "beliau" ini, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada rapat, maka derita itupun dimulai...usulku yang sebenarnya sederhana dipersepsikan berbeda sedemikian jauh, aku sampai heran darimana "ide-ide secemerlang" itu muncul di benak mereka?? hingga akhirnya akupun menyerah, dengan mengikuti segala sesuatu yang mereka inginkan. Aku pun tersiksa dalam adegan demi adegan yang membuat kepalaku sakit. Sakit sekali...apalagi ditambah setiap orang memberi komando kepadaku, membuat pusing yang kurasakan makin menjadi, huh...
***
Aku kini di kantorku Deli TV tercinta...
Merasakan suasana yang begitu berbeda, kami tidak hebat, jago, tajir, keren, bossy, namun kami juga tidak dibungkus oleh sifat kiss ass yang begitu kubenci dari dulu. You know, Its really fun to be here!!!

--- its my life, its my Deli TV --- love you guys!!

Friday, January 18, 2008

idola

"kapan?
sore ini jam 5, makanya harus buru-buru, biar studionya nanti bisa dipakai."

Informasi yang kudengar dari seorang teman kantor, saat aku sedang bertugas meng-handle rekaman berita di studio 1 membuatku sedikit bingung.
"beneran, Meutya Hafid mo kemari? tanyaku lagi seakan masih tak percaya.."
"iya, tuh lagi on the way"
"Ngapain?" aku masih belum yakin sepenuhnya akan kedatangan seorang Meutya yang tiba-tiba seperti ini, apalagi beliau adalah host sebuah TV swasta Nasional yang pasti memiliki jadwal cukup padat, apalagi kita kan TV lokal, kok bisa?"

"katanya sih talkshow, dia lagi promosi bukunya yang 168 jam dalam sandera"
"oh..kataku", terus terang saat itu aku senang sekali, karena sebentar lagi akan bisa berjumpa Meutya Hafid, tanpa harus ke Jakarta sana, hehehe...
bayangkan seorang Meutya , yang selama ini hanya bisa kulihat melalui layar kaca, sebentar lagi akan muncul di depan mata, dan karena hari ini aku yang tugas, maka kesempatan untuk memandangnya lebih banyak, karena aku akan di floor selama acara berlangsung (horeeee..)

aku menyukai sosok Meutya Hafid, menurutku dia seorang wanita cantik, cerdas, dan sangat bagus saat menjadi seorang anchor. Kemampuannya untuk membawakan sebuah tayangan di TV membuatku tak pernah bosan untuk mengikuti dari awal hingga akhir acara berlangsung, dan hari ini aku akan bertemu langsung dengannya..wah!!

tak sabar, akupun bolak balik melirik jam di tanganku. Sudah hampir jam 5, tapi kok belum ada tana-tanda keramaian di depan studio??? dimana dia?
nah..itu presenternya sudah datang, tapi bintang tamu-nya mana?? sabar..sabar..bentar lagi juga nyampe, ucapku dalam hati.

Akupun membantu sang host untuk mengumpulkan bahan dari internet tentang buku yang ditulis oleh Meutya . Kira-kira pertanyaan apa yang nanti ditanyakan saat acara Talkshow dimulai.

1 jam berlalu, belum ada tanda-tanda kalau Meutya sudah tiba di kantor, penasaran akupun menghubungi sang produser yang bertanggung jawab malam itu,
"pak jadi talkshow-nya?"
"oh jadi..maaf tadi saya belum koordinasi ke kamu, beliau datang jam 8 malam"
"wah, berarti masih 2 jam lagi ya?" wah berarti malam minggu kali ini, aku harus menghabiskan waktu di kantor, tapi tak apalah demi seorang Meutya .

akhirnya jam 8 kurang 5 menit, Meutya pun tiba di studio. Dibalut celana jeans dan kemeja berwarna biru, penampilannya sedikit berbeda dengan penampilannya di TV yang sering memakai blazer,.

aku tidak menemukan topik untuk memulai pembicaraan, apalagi kelihatannya dia sibuk berbincang dengan host yang akan memandu acara. 5 menit kemudian, acarapun siap dimulai, karena bertugas di floor aku menjadi penghubung antara Produser dengan host dan Meutya , jadi ada beberapa kali, aku harus mengarahkan dan berinteraksi dengannya....

Pembicaran mulai berlangsung, dan seperti dugaanku akupun terhanyut (cie..) saat Meutya menjawab setiap pertanyaan dari Host dengan lancar. Tidak berbeli-belit, kesan cerdas tetap tergambar dari setiap jawabannya, yang membuat segment demi segment berlalu tanpa terasa olehku.

Ternyata bukan hanya aku yang seperti itu, rekan-rekan lain yang berada di Control Room juga ternyata seperti itu, katanya sih seakan-akan ikut dalam drama penyanderaan yang dialami oleh Meutya dan seorang temannya di Irak selama 168 jam..mantap.

akhirnya 30 menit berlalu, dan saatnya Meutya kembali ke Hotel tempat dia menginap. Tapi sebelum itu, ada permintaan foto bersama kru. Dengan senang hati, dia bersedia menerima ajakan dari semua yang hadir saat itu, melihat fotoku yang berdiri di samping Meutya Hafid membuat rasa letihku malam itu seketika hilang.



Friday, January 11, 2008

lelaki ini

Suatu ketika, lewat perkenalanku dengan seorang teman 'chat' di YM aku mendapatkan sebuah nama, yang saat ini telah dikenal sebagai salah satu penyanyi 'top' di negeri jiran sana lewat karya-karyanya yang pas di telinga.

Anuar Zain? siapa dia? tanyaku kala itu, aku tidak pernah mendengar namanya, sampai saat ini kataku. "Believe me" u pasti suka dia, coba dengar lagunya, tulisnya untukku. Penasaran aku pun mulai mencari di internet lagu yang dibawakan oleh anuar zain.

Lewat multiply, tanpa kesulitan akupun menemukan berbagai site yang mengandung konten Anuar Zain, di dalamnya, mulai dari foto, jurnal, blog, dsb. Wah..berarti sudah terkenal juga 'si kawan ini' pikirku, tapi maklumlah, soalnya dia kan penyanyi Malaysia, awak cuma tahu "siti nurhaliza" saja :D.

Ada banyak lagu yang bisa didownload dari page yang kubuka. Kalau tidak salah ada lebih kurang 10 lagu, lengkap dengan versi konsernya - bisa dibilang page yang kubuka ini adalah salah satu penggemar fanatiknya,hampir semuanya berisi anuar zain's thing -tapi yang menarik buatku saat itu hanya 2, yakni " lelaki ini dan tak lelah".

Lelaki ini, menarik dari sisi judulnya, sedangkan tak lelah karena ternyata pencipta lagu ini -- Tengku Shafick -- adalah seorang yang kukenal dan kita bekerja di satu tempat yang sama, kok tak pernah ko bilang fick???

download men-download pun berlangsung, 2 lagu itu kini sudah tersimpan rapi dalam folder musikku. Setelah mendengar beberapa kali, ternyata memang benar, lagu-lagunya enak di telinga (buat yang senang lagu ROCK, kayanya ngga bakal suka hehehe...). Benar saja, ketika aku memberitahu rekan2 yang lain banyak yang suka lagu ini.

Meski dinyanyikan oleh penyanyi Malaysia, dan katanya sudah top di negeri jiran sana, ternyata kedua lagu ini diciptakan oleh orang Indonesia, lelaki ini diciptakan oleh 'numata' dan Tak lelah, oleh teman kantorku, saluuuut!!

Saturday, January 05, 2008

up coming movies in January 2008


http://www.empiremovies.com/

ONE MISSED CALL
Horror, Suspense
January 04, 2008


Beth Raymond is traumatized when she witnesses the gruesome deaths of two friends just days apart. Even more disturbing, she knows that both of them had received chilling cell phone messages—actual recordings of their own horrifying last moments. Impossibly, the calls were received days before they died, but each death occurred precisely when and how the messages foretold. The police think Beth is delusional—except for Detective Jack Andrews, whose own sister was killed in a freak accident that bears a strange similarity to the deaths of Beth''s
friends.
Together, Jack and Beth work feverishly to unravel the mystery behind the ominous calls. But even as they get closer to the truth, Beth''s cell phone begins to ring with an eerie tune and
the readout displays: "One Missed Call".

IN THE NAME OF THE KING: A DUNGEON SIEGE TALE
Action, Sci-Fi
January 11, 2008

The film, which is based on best-selling fantasy PC game franchise, follows the journey of Farmer from simple family man to heroic prince. Amidst a fantasy backdrop of war in the Kingdom of Ehb between the evil Gallian and the ruling King Konreid, Farmer sets out to find his kidnapped wife, Solana, and avenge the death of his son, who was killed by animal warriors called Krugs.


27 DRESSES
Comedy, Romance
January 11, 2008

Jane (Katherine Heigl) is idealistic, romantic and completely selfless—a perennial bridesmaid whose own happy ending is nowhere in sight. But when younger sister Tess captures the heart
of Jane's boss—with whom she is secretly in love—Jane begins to reexamine her "always-a-bridesmaid..." lifestyle.

www.bigidea.com

VEGGIETALES: THE PIRATES WHO DON'T DO ANYTHING
Family, Animation
January 11, 2008

From the creators of 2002's wildly successful "Jonah--A VeggieTales Movie" comes a new story of heroism in the beloved VeggieTales' world, "The Pirates Who Don't Do Anything." Now, we follow the comic misadventures of three animated veggie pals who reluctantly set sail for adventure and discover that real heroes don't have to be tall, strong, handsome...or even human.
Garrrrr! Working at The Pirate Times Dinner Theater is less than exciting when you're a busboy. For three moping misfits-- Elliot, Sedgewick and George (Larry the Cucumber, Mr. Lunt and Pa Grape)-all they dream of is the day when they can ditch their dishrags and take stage to star in the big pirate show.
CLOVERFIELD
Comedy, Drama
January 18, 2008

Five young New Yorkers throw their friend a going-away party the night that a monster the size of a skyscraper descends upon the city. Told from the point of view of their video camera, the
film is a document of their attempt to survive the most surreal, horrifying event of their lives.

UNTRACEABLE
Thriller, Suspense
January 25, 2008

Within the FBI, there exists a division dedicated to investigating and prosecuting criminals on the internet. Welcome to the front lines of the war on cybercrime, where Special Agent Jennifer Marsh (Diane Lane) has seen it all until now. A techsavvy internet predator is displaying his
graphic murders on his own website— and the fate of each of his tormented captives is left in the hands of the public: the more hits his site gets, the faster his victims die. When this game of cat and mouse becomes personal, Marsh and her team must race against the clock to track down this technical mastermind who is virtually untraceable.

RAMBO
Action, Adventure
January 25, 2008

John Rambo (Sylvester Stallone) has retreated to northern Thailand, living a solitary and peaceful life in the mountains and jungles. A group of human rights missionaries search him
out and ask him to guide them into Burma to deliver medical supplies. When the aid workers are captured by the Burmese army, Rambo decides to venture alone into the war zone to rescue them.

BE KIND, REWIND
Comedy, Drama
January 25, 2008

Jerry is a junkyard worker who attempts to sabotage a power plant that he believes is melting his brain. But, when his plan goes awry, the magnetic field that he creates accidentally erases
all of the videotapes in a local video store where his best friend Mike works. Fearing that the mishap will cost Mike his job, the two friends team up to keep the store's only loyal customer—a
little old lady with a tenuous grasp on reality—from realizing what has happened by recreating and re-filming every movie that she decides to rent. From "Back to the Future," to "Robocop," to "Rush Hour," to "The Lion King," Jerry and Mike become the biggest stars in their neighborhood by starring in the biggest movies ever made.

Friday, January 04, 2008

back to work

yup, setelah ber cuti - ria, hari ini aku kembali memulai aktivitas di kantor. Melewati 8 hari yang sangat "menyenangkan", aku seakan mendapatkan energi baru di tahun 2008, well setidaknya bisa menghilangkan mumetnya pikiran.

thanx buat teman2 seangkatan di SMU
Natal tahun ini, berarti sangat banyak buatku,
Ada berjuta tawa di sana, tawa yang seolah sudah sangat lama tidak terdengar olehku
i m proud to be one of 99'ers...

Monday, November 12, 2007

ah..itu kan cuma fiksi

"wah..filmnya bagus, bikin ser..ser..emosi campur aduk"
"iya, tapi itu kan hanya sebuah cerita fiksi, mana ada dalam kejadian nyata"
"um..sayang, wah..bagaimana ya, kalau aku mengalaminya, pasti asyik tuh, kalo anak-anak sekarang bilang .. gue banget!!"

"halah..itu kan cuma di Film aja, mana ada di kehidupan nyata"
"wah..berarti penulis skenarionya hebat donk, bisa buat cerita yang tidak pernah dia lihat atau dengar sebelumnya"
"ya iyalah, namanya juga penulis skenario film, kalo tidak membuat sesuatu yang berbeda, mana laku!"
"um..atau mungkin itu dari pengalaman pribadinya?, soalnya filmnya touching banget..."
"wah..kalo itu nggak tahu, tapi sulit ah ..masa ada kejadian seperti itu di dunia nyata, impossible !! "
" lho kok impossible? kan cinta itu tidak mengenal waktu, usia, tempat, ras,.."
"arrrrrgh, cukup,cukup, jangan disambung lagi. Pokoknya itu semua fiksi alias bohong belaka, terserah kamu "
" um..terserah deh kalo gitu, yang penting filmnya bagus, bisa jadi inspirasi baru, pokoknya TOP (la..la..la..la..la..la..)"
"Be realistic ok...! next Film please!!!"

Friday, November 09, 2007

insomnia

insomnia-kah ini?
Beberapa hari belakangan, aku sulit sekali untuk memejamkan mata dan tertidur, susah sekali rasanya, mengajak mata dan pikiranku untuk berkompromi. Alunan suara Frank Sinatra, Michael Bubble, Paul Anka, dkk yang biasanya setiap malam menjadi lagu pengantar tidurku, tidak juga mampu membuat mataku terpejam.

Hal ini terus berlanjut hingga pukul 2 dini hari meskipun aku sudah tergolek sejak 11 malam, akupun mencoba mencari tahu apa penyebab semua ini, karena sungguh tidak enak jika harus bekerja dengan kondisi kurang tidur, mata sembab, pusing, susah berkonsentrasi, lesu, ah..menyebalkan

Ternyata "ini" yang membuat semuanya. Dari "ini" yang kelihatannya sepele, persolan-persoalan "itu" pun muncul satu persatu. Persoalan yang tidak kusadari telah menggerogoti pikiranku, dan akibatnya sudah aku alami, aku menjadi susah tidur, menjadi apatis, menggerutu, semuanya karena si"ini"...

Ehm...
Cukup, setelah berpikir panjang, mempertimbangkan segala kemungkinan akibatnya, aku memutuskan (seperti surat keputusan :p) untuk mengakhiri si "ini". Apapun akibatnya aku sudah siap, selama aku memiliki alasan yang kuat, menurutku tidak akan menjadi masalah , kita lihat saja nanti, yang pasti aku tidak mau menderita insomnia lebih lama lagi...capek bozz!!

Friday, November 02, 2007

happy birthday to me...

Hari ini, 2 nopember hari yang spesial untukku.
Tanggal lahir yang tertera dalam semua dokumen dan surat pengenal pribadi. Dan kita menyebutnya sebagai Hari Ulang Tahun. Hari ini, aku genap berusia 27 tahun wah..usia yang terbilang sudah cukup umur (pengganti kata tua :) ).

Seperti tahun-tahun kemarin, yang menarik buatku kala hari ulang tahun ini tiba, adalah saat menerima SMS ucapan selamat ulang tahun dari teman dan keluarga. Mendapat perhatian dari orang-orang terdekat, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Setiap ucapan Ulang Tahun yang kudapat, merupakan bentuk perhatian dari mereka yang perduli dan ingat kepadaku.

Terima kasih teman-temanku, buat perhatian kalian semua, baik yang memberi ucapan langsung, lewat comment di Friendster bahkan yang mengorbankan jam tidurnya hanya untuk menunggu saat pergantian tanggal untuk mengucapkan selamat ulang tahun..sekali lagi terima kasih...

berikut beberapa ucapan selamat ulang tahun dari teman-teman terdekatku yang masuk ke Handphoneku mulai pagi tadi..

01-11-07 11.56 pm
EFE (jakarta)
"atas nama walikota jakarta selatan kami ucapkan selamat ulang tahun..Semoga panjang umur n sehat selalu"
----- you're the first kut, thanx ----

02-11-07 5.35 am
HUSNI (bekasi)
"Selamat ulang tahun pak..smoga di usia 27 ini kau makin sukses,sehat,dan apa yang kau cita2kan tercapai..amien..jgn lupa mkn2ny ya..:)
---- ok pak, thanx, datang saja ke Medan ----

02-11-07 6.46 pm
ULIE (jakarta)
"Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly,nor stands in the path of sinners,but his delight is in the law of the Lord,and in His law he meditates day and night..Happy bday Era!Jbu"
---- amin!!! thanx bu' ulie ----

02-11-07 8.03 am
KRISANTI (jambi)
"Pak tgh selamat ultah ya pak tgh smg pjg umur sehat selalu, TUHAN senantiasa menyertai,sehat sehat selalu ya pak tgh."
---- keponanku yang berusia 8 tahun, miss u so much -----

02-11-07 11.22 am
OLOP (jakarta)
"Happy Birthday Bro..Bertambah umur bertambah banyak lagi kebaikan Tuhan yg bisa diceritakan. Mazmur 16:8-9"
---- thanx bro..natsnya bagus!! -----

02-11-07 11.33 am
APAN (medan)
"TUHAN sdh merencanakan hidup kita saat msh dikandung. Jd jangan takut utk melangkah, karena ada DIA di segala penjuru hidup kita. SELAMAT ULANG TAHUN. GBU ;) 4p4n"
---- terima kasih, mengingatkan saya ----

02-11-07 3.44 pm
ALEX (bandung)
"Percuma bertanding dgn sgt baik jika kita memasuki pertandingan yang SALAH. Percuma berlari kencang jika kita SALAH ARAH. Happy birthday bro."
--- thanx bro, semoga kita semua tetap di jalan yang benar, amin!! ----

ehm...
sekali lagi terima kasih untuk kalian semua, yang telah membuat hari ini menjadi hari yang lebih indah untukku...

Wednesday, October 24, 2007

sahabat

Dalam perjalananku ke kantor pagi ini, aku sempat mendengar sebuah kalimat yang diucapkan oleh penyiar dari radio. Katanya saat itu, "lebih baik memiliki 1 orang sahabat daripada beberapa orang teman.

Seorang Sahabat, katanya lagi, adalah seseorang yang selalu mendukung kita...baik dalam keadaan susah, gembira, kecewa, dan menangis, selalu siap mendengar segala keluh kesah kita, mengerti sepenuhnya tentang siapa dan bagaimana kita. Sedangkan seorang teman, hanya akan berada pada saat-saat kondisi tertentu, biasanya hanya pada saat gembira, dan tawa.

Selain kondisi, ini sepertinya sulit untuk berbagi dengan yang namanya 'teman'

Jadi jika saat ini, anda memiliki sahabat...meskipun hanya 1 orang betapa beruntungnya anda. Hargailah persahabatan itu, karena sebuah persahabatan tak ternilai.

Jujur aku mengiyakan pernyataannya, sangat setuju bahkan!!
Aku sudah mengalami sendiri, bagaimana arti kehadiran sahabat-sahabatku di dalam kehidupanku saat ini.

Saat aku merasa hampir putus asa, sendirian seolah tidak ada yang mengerti, merasa diri yang paling hina...saat itu sahabatku hadir dan membantuku, tanpa pamrih, tanpa ada maksud di belakangnya, tulus hanya ingin membantuku melewati masa-masa sulitku.

Ah...
Mendengar sebuah penyegaran pagi itu, aku sangat bersyukur. Aku memiliki tidak hanya 1 orang sahabat, namun lebih dari 5 bahkan. Sahabat yang selalu ada untukku, kapanpun aku membutuhkan mereka.

Terima kasih Tuhan,
Buat semua sahabatku yang telah Engkau berikan untukku...

Thursday, October 18, 2007

dek..maafkan aku

Untuk dona, adikku...

Aku baru menyadari, sudah sangat lama aku tak mendengar suara tawamu, atau sekedar melihat senyum menghias wajahmu...

Yah, sudah teramat lama memang, aku rindu melihat senyum yang dulu selalu mampu meluluhkan hati setiap orang yang melihatnya, dan mendengar candamu yang memenuhi rumah ini. Namun semuanya kini telah hilang entah kemana...

Heran...
Aku ingin tahu siapa pencuri yang telah merampasnya darimu, hingga akhirnya kutemukan sebuah kenyataan yang membuatku terdiam...

Maafkan aku...
Yang telah menganggap engkau sebagai sainganku dalam keluarga kita
Mencoba merebut semua perhatian hanya untukku, membiarkan engkau sendirian dalam kebingunganmu...
Dona kecil yang butuh perhatian dari seorang abang, namun aku terlalu sibuk dengan duniaku sendiri.

Membuat engkau mencari dengan caramu sendiri, kebahagiaan dan perhatian yang engkau temui di luar sana, pada akhirnya membuat kita semakin terpisah jauh...

TUHAN...
Andaikan waktu dapat kuputar kembali...
Aku ingin mengulang saat-saat indah itu...

Aku janji, kita akan berbagi adik kecilku,
Aku akan mengajarimu, semua yang ingin kau mengerti,
Memberikan perhatian layaknya seorang abang kepada adiknya,
Membawamu jauh dari mereka yang ingin menyakiti dan merusak hidupmu,
Dan aku akan selalu berusaha menjadi "sahabat terbaik untukmu"

Sekali lagi...adikku sayang,
Maafkan abangmu yang egois ini !!!

Monday, October 08, 2007

gajah mati...

Berita yang kudengar sore itu, sontak membuat aku terkejut. Gajah asal Taman Hutan Raya (Tahura) salah satu pesona objek wisata yang bisa dijumpai di sekitar tempat tinggalku Taneh Karo, sana mati saat tiba di Kebun Binatang Medan.

Aku semakin terheran saat membaca lanjutan berita dari harian Global ini :

"Gajah ini tiba di Taman Margasatwa Medan pada 26 September lalu. Kedua gajah tiba dengan berjalan kaki selama berjam-jam. Cara ini ditempuh karena sulitnya menggunakan truk mengangkut ke dua binatang berukuran besar itu. Apalagi, kondisi jalan Berastagi-Medan penuh dengan tikungan dan berbahaya".

Jalan kaki???
Jarak Tahura dengan Medan sendiri berkisar kurang lebih 55 km, dan harus ditempuh oleh seekor Gajah yang berusia 35 tahun. Wah..wah.. manusia saja yang usianya lebih muda juga mungkin bisa mati, kalo caranya seperti ini?

Masalah sulit mengangkut hewan besar ini, menurutku, bukanlah sebuah alasan yang tepat, karena selama ini juga pasokan hewan potong seperti Sapi, Kerbau, yang mungkin jika ditotalkan beratnya sama atau bahkan lebih besar dari berat kedua gajah ini, dari Tanah Karo ke daerah lain juga melewati jalur yang sama.

Aneh...!!!
Apa kata dunia???

Monday, October 01, 2007

hari ini 1 oktober

1 oktober bagi bangsa Indonesia, adalah salah satu tanggal yang memiliki nilai sejarah. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, yang jika dipelajari dari sejarah bangsa erat kaitannya dengan peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965.

Berbicara tentang peristiwa 30 September ini, bagi mereka-mereka yang sempat merasakan pemerintahan Orde Baru, pastilah tidak lupa dengan "kebiasaan" yang ada saat menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Yakni, tayangan Film G 30 S/ PKI pada malam 30 September.

Kebiasaan yang berjalan setiap tahun ini, jujur adalah sebuah hal yang sangat menakutkan bagiku yang saat itu masih duduk di SD - SMP. Mengapa? mendengar musiknya yang menyayat hati dan memilukan, membuatku bergidik belum lagi gambar-gambar yang menunjukkan kekerasan di sepanjang Film ini.

Sudah menjadi kebiasaan juga buatku, malam ketika Film ini ditayangkan, aku akan memaksa diri untuk tidur secepat mungkin, tapi tetap saja usahaku ini sia-sia. Aku tidak bisa tertidur pada jam 7.30 malam, saat film ini dimulai. Jalan lain yang biasanya kulakukan, menutup telingaku dengan bantal, sangat menyiksa!!

Karena saudaraku yang lain, tidak terlalu 'takut' untuk menonton film yang bagiku lebih seram dari film manapun ini, maka sepanjang malam itu, aku akan mendengar musik dan dialog yang beberapa bagian sudah terhafal olehku, misalnya lagu "lihat kebunku" - saat adegan Anak TK yang sedang bermain atau lagu "Koes Plus" - Bis Sekolah.

Untunglah, setelah era orde baru berakhir, kebiasaan inipun ditinggalkan, dan film nan seram mencekam inipun tak lagi harus menghias layar kaca sepanjang malam pada setiap tanggal 30 Sepetember.

Sehingga aku tidak harus memaksa diriku untuk cepat tidur, atau menutup telingaku dengan bantal, hahahaha

NB: tanggal 1 oktober adalah hari ulang tahun abangku, yup happy birthday Bro..!!

Wednesday, September 12, 2007

goes to malaysia


Keberangkatanku ke Malaysia pada 29 Agustus yang lalu, ditengah maraknya aksi yang memprotes kasus pemukulan ketua wasit karate Indonesia, oleh beberapa Polis Diraja Malaysia. Selain protes di kedutaan besar negeri Jiran ini, ada juga seruan dari beberapa pihak untuk memutuskan hubungan diplomasi dengan Malaysia, terang saja, peristiwa-peristiwa ini sedikit banyak membuat tidak nyaman bagiku, bukan hanya aku pribadi, keluarga juga merasa enggan, jika saat itu aku harus berangkat ke sana, namun karena ini tugas dari kantor, mereka tak bisa berbuat apa-apa, dan akhirnya selama 11 hari aku akan berada di negara yang sedang diprotes banyak masyarakat Indonesia ini.


Tiba di Kuala Lumpur International Airport ( KLIA ), hawanya sangat berbeda dengan Polonia (hiks..) tidak usahlah saya gambarkan di sini.

Sempat tertahan juga di Imigrasi Malaysia, karena urusan Visa, tetapi akhirnya semuanya beres setelah pihak Tourism Malaysia menjelaskan jika kedatangan kami adalah untuk meliput perayaan kemerdekaan Malaysia yang ke 50.

Setelah dijemput oleh guide, perjalanan kami yang pertama, sekaligus tempat untuk menikmati makan siang adalah Putra Jaya. Van yang membawa kami pun menuju ke Putra Jaya, sebuah kota baru yang disiapkan sebagai pusat pemerintahan, selama perjalanan Mr. Jensen ( guide kita) menjelaskan sejarah KLIA dan kota Putra Jaya dengan semangat.... bagus!!!

Yang aku tunggu dalam perjalanan ini adalah melihat kota Kuala Lumpur, apalagi menara twin tower yang terkenal itu, akhirnya setelah menanti selama lebih kurang setengah jam, dari kejauhan aku dapat melihat kendaraan kami semakin mendekat ke twin tower.

Aku tersadar ketika guide kami mengatakan bahwa kami sudah tiba di hotel. Namanya hotel Prince, sebuah hotel bintang 5 yang letaknya dekat sekali dengan Twin Tower. Bahkan dari kamarku, kita bisa melihat menara kembar ini dengan jelas. Awal yang bagus ucapku dalam hati.

Setelah itu, kami pun mulai "ber-jibaku" meliput semua kegiatan dalam rangkahari kemerdekaan, selain itu kami juga dibawa ke beberapa tempat wisatayang ada di kota Kuala Lumpur, Langkawi, dan Malaka. Dengan segala kelebihan fasilitas yang ada.
Selama itu pula aku terus bertanya dalam hati, mengapa negaraku tidak bisa seperti ini, apa karena terlalu luas?, penduduk terlalu banyak?, padahal negeriku lebih kaya, lebih indah, apa yang menjadi masalahnya?

Mudah-mudahan nanti suatu saat, kita bisa seperti mereka, atau bahkan melampaui, sama seperti musik Indonesia yang saat ini sedang merajai di sana, nanti bukan hanya musik, namu juga ekonomi, olahraga, teknologi dan semuanya...tetap berjuang negeriku Indonesia.

Friday, August 24, 2007

5 hari lagi

…Perlu waktu 5 hari lagi
Jika nanti hari itu tiba, satu lembar kisah akan bertambah dalam buku kehidupanku
Lembaran dengan warna yang sejak kecil ingin kutambahkan
Kini, tinggal menunggu berjalannya waktu untuk sampai
di 5 hari lagi…

Monday, August 13, 2007

bang Candra

Aku memanggilnya bang Candra, sepupuku dari ibu. Di antara semua saudara sepupuku dari Ibu, aku paling dekat dengan bang Candra, meskipun usia kami terpaut 3 tahun itu tidak menjadi masalah buat kami,aku ingat, saat masih duduk di SD, jika liburan sekolah kami sering menghabiskannya di kampung iting (nenek). Biasanya kami janjian terlebih dahulu, karena tempat kami tinggal yang berjauhan, dia di Sialang Buah, dan aku di Kabanjahe.

Saat berada di kampung iting, maka kami akan diajak ikut ke Ladang, mencari kayu bakar, mencari ikan di sungai, bahkan diajari bercocok tanam. Hampir semuanya bisa dikerjakan oleh bang Candra, mulai memanjat pohon jambu air yang tinggi, membuat kandang ayam, memperbaiki alat-alat yang rusak, sampai mengangkat air dari sungai untuk keperluan dapur.

Sebagai seorang abang, bang Candra juga termasuk abang yang sangat baik menurutku. Aku yang sering ngambek minta pulang saat iting mulai cerewet, selalu bisa dihibur dan dibujuknya dengan segala cara, hingga akhirnya akupun luluh.

Pernah bertengkar?
sering, bang Candra akan sangat marah jika aku mengatakan dia cocok dengan "^%&$#". Anak perempuan sebaya dengannya, entah mengapa dia sangat tidak menyukainya. Dia akan segera memelintir tanganku, sampai aku berteriak minta ampun! dan berjanji tidak mengulanginya,
tapi ada juga seorang kakak di kampung itu yang diam-diam disukai bang Candra dan...akhirnya kini menjadi istrinya *selamat !!

Kini, sudah lebih dari 7 tahun, kami tidak pernah lagi bertemu. Semenjak aku masuk kuliah pada tahun 1999, kami seperti kehilangan kontak. Hanya kabar - kabar yang kudengar dari iting, kalau sekarang Bang Candra sudah menetap di Riau bersama keluarganya.
Hingga akhirnya tadi malam, aku mendapatkan nomornya dari sepupuku, saudara perempuannya.

Dan kami pun berbincang, sampai larut malam. Dia belum berubah, selama 7 tahun tidak bertemu, bang Candra masih sosok abang yang bijaksana, rajin, dan dewasa. Aku mendapat banyak pelajaran dari abangku ini, sukses ya bang!! mudah-mudahan rencana pulang kampung bukan Desember nanti bisa terlaksana.

Thursday, August 09, 2007

entah

Entah mengapa, pagi itu ada perasaan tidak enak saat aku berniat berangkat ke kantor. Tidak biasanya, aku merasa berat melangkahkan kaki ke kantor seperti pagi itu, bukan karena hari Senin yang kata sebagian orang “I hate Monday” bukan itu tapi ini ah..aku bingung.

Dengan berat hati, aku pun mulai memacu motor mattic kepunyaanku, wah..sudah jam 8.30 pasti terlambat lagi gumamku dalam hati, tapi tidak apalah, tidak perlu ngebut, lebih baik terlambat daripada nanti di jalan ada apa-apa, dan akupun melaju dengan kecepatan 20 – 30 km/ jam dan memakai lajur kiri.

Rute yang kulewati setiap pagi, terbilang rute yang sepi dibanding rute biasa, yang lebih dekat jaraknya, namun pasti lebih padat apalagi hari Senin seperti ini. Sepanjang jalan aku terus dihinggapi perasaan tidak nyaman, aku sukar sekali berkonsentrasi, beberapa kali aku harus me-rem mendadak karena terkejut tiba-tiba jarakku dengan kendaraan lain terlalu dekat, KONSENTRASI dan HATI_HATI, kataku berkali-kali, tenang saja tidak akan ada apa-apa.

Setengah perjalanan bisa kulewati dengan aman, sebentar lagi aku akan tiba di kantor, aku sengaja tidak melihat jam tangan, khwatir terpancing untuk ngebut karena takut terlambat, tapi ternyata keadaan berkata lain, entah darimana datangnya tiba-tiba sebuah Xenia biru melaju sangat dekat di sisi kananku, hingga menyenggol stang sambil membunyikan klackson dengan kencang, karena panic aku pun tidak bisa menjaga keseimbangan dan braaakkkk…aku terjatuh terseret sejauh 2 meter.

Ya Tuhan, aku melihat celana jeans yang kupakai robek dengan bagian lututku yang terkoyak, dan aku mengangkat wajah untuk memastikan pengendara itu melarikan diri, saat melihat dia berhenti, aku berusaha mengangkat motorku dan memarkirkannya di tepi jalan. Sambil berjalan ke tepi aku merasakan cairan kental dingin menetes di sekitar bibirku, aku bingung, terdiam, mencoba menenangkan diri, bla..bla..bla..si pengendara mencoba adu argument, aku hanya diam..hingga akhirnya aku memutuskan memberi tahu ke teman kantorku, aku butuh teman saat ini, pikirku.

Syukurlah, sesaat setelah dibawa ke sebuah klinik terdekat, lukaku tidak terlalu parah, meskpun begitu teman-temanku ( thanx Kasim & Dwi) tetap meyakinkanku, apakah aku baik-baik saja, sudahlah , yang penting tidak ada yang perlu dijahit, dan luka dalam, aku hanya ingin pulang kataku, sepanjang jalan aku hanya terdiam, tidak ada kata-kata yang bisa keluar dari mulutku…hanya sebuah perasaan haru, pelajaran yang kudapat hari itu membuatku akan lebih menjaga sikap lagi.

Friday, July 20, 2007

kantor baru!

Bukan, bukan..
judul di atas bukan bermaksud aku "cabut" dari pekerjaanku yang sekarang, bukan itu.
Kantor baru, maksudnya, minggu ini tempatku bekerja telah menempati sebuah gedung baru yang lebih luas, nyaman, besar, dan ehm..jauh dari kost-an ku. Butuh waktu 30 menit untuk sampai di kantor, untunglah jalan baru "ring road" sudah selesai dibangun, jadi rutenya tidak terlalu sukar dan ribet.

Nah, untuk urusan transportasi aku memutuskan untuk memilih motor mattic *mio hitam BK.5070 meski banyak kontoversi saat aku membeli motor ini haha...tapi sudahlah yang penting aku menikmati dan tidak menyesali keputusanku :p

Di kantor baru ini, setiap divisi sudah memiliki ruangan masing-masing, dan untuk kami creative, sebuah ruangan di lantai 2 menjadi markas baru. Well, ruangan yang telah kami sulap menjadi lebih menarik dan cukup nyaman

Untuk urusan perut juga, lokasi baru ini lebih beragam, di pagi hari saja ada 3 tempat yang menjual sarapan, selain enak harganya juga lebih murah dibanding di kantor lama yang memang letaknya pas di tengah kota Medan, belum lagi indomie rebus si mbak yang selalu ramai saat menjelang sore nyam..nyam..

Semoga kantor baru, semangat baru dan prestasi baru!!

Monday, July 09, 2007

07/07/07

07/07/07



kombinasi tanggal yang konon katanya hanya terjadi sekali dalam satu abad ini diyakini memiliki arti yang bagus (hoki). Tidak salah jika di tanggal ini, banyak sekali pasangan yang melangsungkan pernikahan mereka, percaya tidak percaya, ada kepuasan tersendiri ( aku menerima 2 undangan pernikahan dari teman sekampus). So, kira-kira apa yang akan aku lakukan untuk mengisi kombinasi tanggal sempurna ini? sangat aneh kalau misalnya aku juga nikah tiba-tiba, :p

Apa yang kualami kemudian ternyata di luar perkiraanku, jauh dari acara pernikahan atau grand launching sebuah toko yang marak di tanggal 07/07/07, karena tiba-tiba atasanku di kantor membawa sebuah kertas fax yang isinya meminta peliputan ke Samosir sana.

Samosir?? asyik, selain akan melihat danau Toba yang indah, aku punya kesempatan untuk menyegarkan pikiran, ehm..


Acaranya sendiri bertitel "Samosir internatioanl open water swimming championship 2007" wah...dari namanya saja sudah keren :p, ternyata acaranya juga keren, karena mempertandingkan renang jarak 10 KM yang diikuti perenang-perenang muda, andal dan berbakat.

Jumat 6/7/07 tepat jam 3 sore, aku beserta rombongan meninggalkan kota Medan yang panas dan gerah, dari kabar yang diterima panitia, kami harus melalui alternatif jalan lain untuk ke Samosir, karena arus penyeberangan di Ajibata sudah terlalu padat, dan satu-satunya jalan lain, adalah melalui rute jalan darat, lewat Tele yang terkenal dengan jurangnya. :( dan pasti jaraknya juga makin jauh.

Untunglah kami tiba di Tele saat gelap tiba, jadi aku tidak melihat saat Bus yang membawa kami melewati jurang-jurang menyeramkan itu.

Akhirnya jam 1 dini hari, kami tiba di penginapan, badanku terasa remuk dan capek luar biasa karena jalannya banyak yang rusak, tanpa basa basi lagi akupun langsung tertidur, karena besok pagi harus tiba di Pantai Pasir Putih Parbaba jam 8 pagi.

Sabtu 07/07/07
Kombinasi tanggal yang sempurna ini akhirnya bisa kunikmati dengan melihat pemandangan yang luar biasa indah dari penginapanku. Danau Toba terlihat sangat menyejukkan di jam 6 pagi hari. Sambil mendengarkan lagu Rio Febrian dari MP3 Playerku, akupun terbawa suasana membayangkan si dia seandainya ada bersamaku saat ini * pret!!!

Jam 8 pagi, kami tiba di arena lomba. Puluhan atlet perenang muda terlihat antusias saat melakukan registrasi dan pengarahan dari panitia. Wah, rata-rata usia mereka jauh dibawahku, paling juga 13-22 tahun, dan mereka akan mengarungi danau Toba sejauh 10 KM, salut!!

Saatnya pun tiba, masing-masing peserta mengambil posisi start, dan teeeeeeet, serentak para perenang mulai meluncur sebagai pers, aku pun memiliki akses untuk mengambil gambar darimana saja, termasuk dari tengah danau ini, agar gambarnya nanti lebih mantap.

Dan selama tugas peliputan ini, ternyata aku ditemani oleh rekan-rekan dari media pers lain, yang lebih senior dan bisa belajar banyak. Di sini aku termasuk salah satu kru termuda, yang pastinya selalu mendapat perhatian dari abang-abang senior - thanx bang!!

Jam 4 sore, tugas ku berakhir di arena lomba, namun kita masih perlu mengambil stockshot gambar lain. Well, setelah selesai nantinya aku masih punya waktu untuk bersantai sejenak. Ternyata pemandangan di sore hari tidak kalah indahnya dengan pagi hari, ditemani mie instant rebus dan teh manis hangat, terasa sangat pas dengan udara danau yang dingin.

Dari panitia, kami diberi kesempatan untuk beristirahat sampai besok pagi, karena Minggu jam 8 pagi kita akan kembali ke Medan, tapi tentunya tidak akan melewati Tele lagi, thanx God !! Well acaraku kali ini menjadi salah satu event terbesar buatku, meski jaraknya sangat jauh dari kantor, membutuhkan waktu yang lebih lama, dan tentunya fisik yang extra...tapi PB.PRSI, telah menjadi panitia yang handal, dengan transportasi dan penginapan yang nyaman, semuanya seakan terasa terbayar lunas.

dan akhirnya minggu sore, akupun tiba di Medan, untuk menyiapkan skrip buat liputan ini,

Terima kasih untuk semua pihak, yang telah membantu terlaksananya peliputan ini.


Thursday, July 05, 2007

PLN oh PLN

Jika kita menanyakan “siapa yang paling dibenci saat ini?” kepada warga Medan, maka kemungkinan besar jawaban yang kita terima adalah sama, yakni PLN!!!

Lho kenapa bisa?

Bisalah, semenjak PLN dengan sesukahati memadamkan aliran listrik secara bergilir di seluruh wilayah Medan, bahkan di Sumatera Utara, tidak tanggung-tanggung, pemadaman bisa terjadi 3 kali sehari, selama lebih dari 4 jam, untuk sekali pemadaman.

Bisa dibayangkan apa akibatnya,

Macet di hampir semua ruas jalan, karena lampu lalu lintas padam, Usaha yang harus ditutup sementara karena tidak sanggup lagi menahan biaya produksi yang berlipat dikarenakan tenaga listrik harus diganti genset, Penderitaan saat harus berjuang melawan rasa gerah dan gelap, dan tidak bisa menonton tayangan TV favorit atau mendengarkan musik untuk menghilangkan rasa jenuh. Belum lagi air yang tidak bisa mengalir karena harus dibantu dengan tenaga listrik

Fhuhhhh…

Masyarakat Medan memang sudah saatnya berontak karena kondisi ini telah dirasakan sejak 2 tahun terakhir dan dengan alas an yang selalu sama, karena Maintenance atau apapun itu yang sekarang sudah dianggap sebagai salah satu pembodohan public yang basi!

Wajarkah, kalau sekarang ada wacana membawa listrik swasta ke Sumatera Utara?

Atau harus bersabar sekali lagi untuk kebobrokan PLN meski harus berkorban?

Kita tunggu saja…

Thursday, June 28, 2007

kerja tahun

“silahkan, kalo memang tidak merepotkan”
jawaban dari atasanku di kantor, membuat semangatku bertambah, saat aku memberanikan diri meminta ijin untuk meliput acara Kerja Tahun ( pesta tahunan) di Perbesi, Sabtu kemarin.

Jadi, sekalian aku berkumpul dengan sanak saudara, aku juga membawa misi lain (alah) bukannya etnis-sentris, atau narsis, sehingga aku sangat semangat melakoni tugasku kali ini, tapi lebih kepada tantangan bagaimana aku dapat menceritakan tradisi yang sudah akrab denganku sejak kecil, kepada khalayak lain.

Memang, acara Kerja Tahun, sudah sering dibahas di media lain, namun untuk TV Lokal, ini kesempatan yang pertama, wajar kalau aku merasa tertantang dan begitu semangat.
Jam 6 sore, aku tiba di kabanjahe, fhuhhhh…udara dingin kota kelahiran ini, membuatku harus memakai jaket tebal yang kubawa dari Medan, seperti janji sebelumnya, kita akan berangkat ke Perbesi, Minggu paginya, (tidak masalah) tapi yang jadi masalah saat mati lampu mulai jam 7 malam sampai 11 malam, gubraaaaaak!

Paginya, kami berangkat ke Perbesi, melalui jalan lintas propinsi yang rusak parah seperti kubangan kerbau, akibatnya naik mobil sambil ajut-ajutan. Satu jam setengah kemudian, kamipun tiba di rumah pak uda, seperti biasa, langsung disuruh makan, and look at that…my favourite terites ( sop hijau / soto karo ) setelah berbincang akupun dipersilahkan melanjutkan misi ku, mengambil gambar untuk bahan liputan, gambar cimpa unung-unung dan terites, selesai…next aku butuh gambar tudung, atau pakaian adat yang dipakai gadis karo.

Tetapi apa daya, dari informasi yang kudengar, acara gendang guro-guro aron, tidak akan dilangsungkan saat siang dan sore hari, jadi kalaupun aku ingin mengambil gambar, paling tidak aku harus menunggu jam setengah 10 malam, akhirnya aku memutuskan untuk menginap, dan senin pagi, langsung berangkat ke Medan (perlu waktu 4 jam, tiba ke Medan).

Saatnya pun tiba, meski disertai hujan gerimis, dan udara dingin, aku berhasil mengabadikan beberapa gambar, yang akan dipakai untuk melengkapi bahan liputanku kali ini, wah...puas dan bangga, bercampur dengan rasa letih, tidak sabar melihat bagaimana hasil tayangannya besok.

Sampai jumpa tahun depan!!!