Showing posts with label My Town. Show all posts
Showing posts with label My Town. Show all posts

Thursday, July 05, 2007

PLN oh PLN

Jika kita menanyakan “siapa yang paling dibenci saat ini?” kepada warga Medan, maka kemungkinan besar jawaban yang kita terima adalah sama, yakni PLN!!!

Lho kenapa bisa?

Bisalah, semenjak PLN dengan sesukahati memadamkan aliran listrik secara bergilir di seluruh wilayah Medan, bahkan di Sumatera Utara, tidak tanggung-tanggung, pemadaman bisa terjadi 3 kali sehari, selama lebih dari 4 jam, untuk sekali pemadaman.

Bisa dibayangkan apa akibatnya,

Macet di hampir semua ruas jalan, karena lampu lalu lintas padam, Usaha yang harus ditutup sementara karena tidak sanggup lagi menahan biaya produksi yang berlipat dikarenakan tenaga listrik harus diganti genset, Penderitaan saat harus berjuang melawan rasa gerah dan gelap, dan tidak bisa menonton tayangan TV favorit atau mendengarkan musik untuk menghilangkan rasa jenuh. Belum lagi air yang tidak bisa mengalir karena harus dibantu dengan tenaga listrik

Fhuhhhh…

Masyarakat Medan memang sudah saatnya berontak karena kondisi ini telah dirasakan sejak 2 tahun terakhir dan dengan alas an yang selalu sama, karena Maintenance atau apapun itu yang sekarang sudah dianggap sebagai salah satu pembodohan public yang basi!

Wajarkah, kalau sekarang ada wacana membawa listrik swasta ke Sumatera Utara?

Atau harus bersabar sekali lagi untuk kebobrokan PLN meski harus berkorban?

Kita tunggu saja…

Tuesday, April 10, 2007

angkot

Jika tidak ada aral, rencananya bulan depan kita di sini akan memiliki kantor baru, yang lebih luas, nyaman, dan lebih jauh dari tempat kostku selama ini.

Kenyamanan pindah ke kantor baru, sedikit terganggu karena masalah transportasi. Masalahnya selama ini aku menggunakan “angkot”, sedangkan di kantor yang baru nanti tidak ada angkot yang mempunyai rute pas ke kantor, kalaupun ada, tetap harus berjalan kurang lebih 1 km, wah….

Teman-teman di kantor, menyarankan untuk membeli motor, biar lebih hemat katanya. Selain hemat, bisa tiba di kantor lebih cepat, karena bisa lewat jalan mana saja, beda kalau naik angkot, rutenya kadang bikin pusing.

Nah..kalau nanti sudah pakai motor sendiri, berarti :
- aku tidak bisa bertemu orang-orang baru, bahkan teman lama yang sudah lama tidak jumpa yang ujung-ujungnya bayarin ongkos..aha!
- tidak perlu khawatir, meskipun ngantuk atau capek, lha, yang sudah ada yang “bertugas” mengemudi
- kalau hujan turun tiba-tiba, tidak perlu berhenti mencari tempat teduh
- bisa terima telepon atau balas sms, dengan nyaman tanpa takut nyerempet orang lain
- dengar musik gratis

Tapi tak apalah, namanya juga resiko profesi prĂȘt :p