Wednesday, November 15, 2006

Thursday, November 02, 2006

26 tahun

“Happy Birthday…semoga panjang umur, murah rejeki, dan enteng jodoh…” aneh bunyi sms- yang masuk di Hpku, hampir semua isinya sama. What’s goin on? Kan baru 26 tahun??? Memang iya, 2 bulan ini saja, ada 3 orang teman kuliah yang udah dan bakal “married”…tapi bukan berarti kan…

iya…ini juga lagi nyari-nyari kok, tenang sajalah kalian, kalau udah masanya, aku juga nyusul (haha)…

tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, ucapan “happy Birthday” yang masuk, banyak dari orang baru. dan tidak tanggung-tanggung, 5 orang sms, jam 1 – 2 pagi, pas lagi enak-enaknya tidur, untunglah masih bisa bangun pagi, jadi tidak telat seperti kemarin.

Puncaknya pas pagi tadi masuk kantor, ada kejutan “tart” lengkap dengan lilin angka -26, diminta tiup lilin, alah…acem anak kecil, tapi senang, ternyata ada yang ingat.

Pokoknya, ultah tahun ini, mantap-lah, thanx buat semua teman-teman, mudah2an doa kita semua terkabul…amin

Friday, October 27, 2006

foto kaku!!


lama saling tidak bertemu, bisa membuat gaya kaku dalam berfoto. Jadi Hati-hati!! untuk menghindarinya sering-seringlah bertemu....yu'

Wednesday, October 04, 2006

email dari Tuhan

Em@il dari Tuhan :

Anak-Ku,Apakah masalah batas waktu, kesulitan, dan kekacauan sedang menghadangmusekarang?Pernahkah kamu harus makan sambil berlari?Mungkin kamu terlambat ke kantor, sehingga kamu harus mengabaikan lauksarapan pagimu ketika berlari ke luar rumah.Orang yang tidak mempercayai-Ku selalu dalam keadaan tergesa-gesa.Bekerja, berjuang, berusaha untuk mengatasi kekhawatiran mereka.Tetapi jika kamu menempatkan dirimu di tangan-Ku, kamu bisa santai.Aku menganjurkanmu untuk bangun sedikit lebih pagi untuk menggunakan waktubersama-Ku.Aku akan memberimu kedamaian.Tepat di tengah-tengah badai kesibukan dunia, Aku akan melayanimu untukduduk menikmati hidangan yang lezat.Apabila kamu mau menyediakan waktu setiap hari untuk berhenti dan menikmatihubungan kita.Aku akan mengatasi hal-hal yang mengkhawatirkanmu.Bersenang-senanglah dengan-Ku di tengah-tengah badai.

Damaimu,Tuhan

Wednesday, September 13, 2006

6th sense!

Aku sering mendengar kalau ada orang-orang yang mempunyai kelebihan mengetahui sifat orang lain, hanya dengan melihat bentuk wajah, bentuk tulisan,atau lainnya. Nah, semalam ada kejadian yang kualami, yang tidak jauh dari urusan yang satu ini. Seorang insinyur. Dari penampilannya, tidak disangka, ternyata beliau memiliki kelebihan untuk membaca sifat orang dari tanggal lahir, seseorang.

Kami berkenalan saat aku ikut “membantu” teman kantor melakukan reportase seputar “pengobatan alternatif” yang saat ini marak di media-media. Setelah melihat 2 orang temanku “dibuka”, aku tertarik juga,

Penasaran, akhirnya aku berkenalan dengannya. Setelah menyebutkan tanggal lahirku dengan lengkap,sesaat kemudian meluncurlah sifat-kebiasaanku dari mulutnya. Mau tahu, apa sifat/ kebiasaan ku menurut beliau? Ini dia :

  • aku tipe yang kamarnya selalu berantakan, karena tidak bisa mengatur letak pakaian dengan benar,
  • aku tipe orang yang tidak suka dengan hal-hal yang “ribet”, pokoknya semua berjalan dengan lancar, dan mudah.
  • kalau ibarat warna, aku cenderung menjadi abu-abu, bukan hitam bukan putih.

Tahu darimana pak??? Jadi malu…

Tuesday, September 05, 2006

suck!

Kejadian yang sama terulang lagi, aku harus berhadapan lagi dengannya. Orang yang paling “suck” dalam hal ide. Merasa diri kreatif dan tahu segalanya. Selalu ingin menunjukkan ke-tahuannya- dengan cara yang menurutku sangat tidak “layak’ untuk ditiru dan ‘rajin” memberi komentar – negatif atas ide/ karya orang lain . Please bah!!

Oh dia gemar menggunakan prinsip seperti ini dalam sebuah proses tukar ide.

A : “ Pak menurut saya, kalau produk seperti itu bagusnya dibuat seperti bla..bla…bla……”

Boss : “ wah…bagus juga idenya, saya setuju itu!”

Sucker : “iya pak, bagus juga, jadi nanti kita bisa bla…bla…bla…bla…

(menimpali sekaligus membuat bingung, karena yang bla…bla..nya dia sebenarnya tidak mempunyai maksud yang sama dengan bla..bla…teman yang pertama, nah lho!! Mulai pusing aku!)

Me : “ Pak, kalau misalnya kita buat seperti ini saja gimana bla…bla…bla….jadi lebih efektif dan efisien ! Bagaimana?”

Boss : “uhmmmm…iya juga yak”

Sucker : “ iya pak, jadi kalau nanti pas prosesnya kita bisa bla…bla…bla…”
( lha, jadi ngapain ikut tukar ide kalau hanya untuk , ikut-ikut, geleng-geleng, angguk-angguk – Lirik lagu ahli piqir dari Malaysia )

Monday, August 28, 2006

ough!

belum... nanti....kapan...sekarang...
ngga bisa....malas...capek....

aku perlu kamu...tidak....
jangan senyum....bosan...diam....

tertawa...gerah...
terdiam...sendu...

kernyit...kalut...

Tuesday, August 22, 2006

kekacauan beruntun

Tidak ada “dramatisasi” dalam blogku kali ini. Kejadian ini nyata terjadi kepadaku mulai hari Sabtu sampai Senin kemarin.

Kalau diingat-ingat, “kekacauan” – kekacauan yang terjadi itu seperti ini.

1. saat aku shooting presenter di Studio 2, untuk program tayang Rabu. Namun, gagal total, karena hasilnya “scratch” dan tidak bisa diulang karena host-nya siaran lagi di radio. :p

2. saat aku potong rambut di sebuah tempat pangkas. Tarif pangkas yang biasanya hanya Rp. 7000; - di sekitar kostku di "padang bulan" sana – tiba-tiba menjadi Rp. 20.000; (hampir 300 %) saat aku potong rambut di Jalan M.Yamin. Medan, terang saja, harga ini membuat aku sangat terkejut, karena tidak ada perbedaan “hasil” sama sekali di antara kedua tempat ini, perih dan panas yang biasanya terasa sehabis “cukur” masih terasa juga, tetapi sudahlah, semua sudah selesai dipotong, - itu jadi pertama dan terakhir kali buatku potong rambut di tukang pangkas aneh seperti itu –

3. aku permisi dari kantor untuk pulang lebih awal karena aku ingin balik ke Kabanjahe, dengan alasan nanti terlalu malam sampai di sana. Awalnya cuaca cerah, tetapi berubah 180 0 begitu aku tiba di kost. Hujan memaksaku untuk menunda keberangkatan selama 2 jam. Dan kena marah “ supir angkot” juga saat aku memintanya menepi ke tempat yang agak kering. “sok ngatur ko, mana ada jalan kering hujan deras kek gini” alah…aku hanya bisa tersenyum.

4. Macet!!! Karena hujan, jalanan jadi banjir, ditambah jumlah mobil yang membludak karena libur sampai hari Senin :p

5. pulsa habis, duit di dompet Rp.30.000; ya udah, ke ATM saja, jalan di tengah panasnya mentari, sampai di Bank Mandiri ada tulisan “maaf untuk sementara ATM ini tidak bisa digunakan, coba kunjungi ATM terdekat lainnya”(di Kabanjahe hanya ada 1 ATM Mandiri, Pal)

6. SMS 5 teman di Kabanjahe, mo ngajak jalan, bisa ya tidak ada seorangpun yang balas??? Ditambah charger Hp, ketinggalan, (sony ericsson bukan Hp sejuta umat) terpaksa niat jalan batal, udahlah balik ke Medan saja lagi…

7. sampai di Medan, alah…charger buat Mp3. playerku ketinggalan di Kabanjahe gubraaaaaak!!! Payah!!!

Wednesday, August 16, 2006

17 Agustus


Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air…besok akan jadi 17 Agustus ‘pertama’ yang aku lewatkan bukan di Kabanjahe. Dari mulai aku masih duduk di bangku SD, sampai 2005 kemarin, saat aku sudah bekerja, aku selalu menikmati perayaan kemerdekaan ini di Kabanjahe.

Jadi teringat saat masih sekolah dulu, kami biasanya melakukan upacara di Lapangan “Samura”.
Di sini kami bertemu dengan ribuan murid dari sekolah lain, dan setelah itu ikut pawai keliling kota Kabanjahe. Tidak hanya itu, masing-masing sekolah – mulai SD sampai SMU- mempunyai ‘drum-band’ biar lebih semangat. Biasanya aku dan beberapa teman, suka melihat aksi para ‘mayoret’ yang berpakaian ‘sexy’ dengan dandanan ‘heboh’ pokoknya buat senang mata.

Kota Kabanjahe yang kecil, berubah menjadi kota yang padat, ribuan orang turun ke jalan-jalan menyaksikan meriahnya perayaan kemerdekaan. Aksi yang paling menarik minat pengunjung adalah, penghormatan para mayoret di hadapan Bupati dan pejabat. Mereka biasanya berlomba menampilkan performance yang berbeda dan paling unik. Walaupun cuaca panas, tapi semuanya semangat.

Dan ini pasti tidak terjadi tahun ini, karena besok, aku punya tugas. Liputan tentang perayaan 17 Agustus di sebuah kelurahan di kota Medan. Yah, mau bagaimana lagi, namanya juga resiko pekerjaan. See you next year, Kabanjahe.

Monday, August 14, 2006

good bye my friend!


Medan sangat cerah hari ini, kontras dengan suasana hatiku yang begitu mendung. Hari ini, (14 Agustus 2006) seorang teman kerja pamit / resign dari kantor untuk melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta sana.

Okinawa- ( He is not a japanese, everybody!! ) Tobing, teman kerja yang menurutku mempunyai personality yang luar biasa. Why?

Oki, setiap hari raut mukanya selalu ceria, meskipun aku tahu, tugasnya di sini, bisa sangat membosankan – itu yang membuat rekan yang dahulu stay di bagian ini memilih mundur.

Namun, itu tidak berlaku baginya, aku tidak pernah mendengar dia mengeluh, atau raut keletihan terpancar di wajahnya, semua menyenangkan baginya.

Tidak ada kata-kata emosi yang keluar dari mulutnya, meskipun perbedaan karakter sangat terasa di sini, dan perbedaan ini begitu sering menjadi awal munculnya sentimen di antara rekan kantor. Ajaibnya, meskipun dia terbilang orang baru di sini, dan lebih muda dariku, ia bisa meredam segala perbedaan itu dan bersikap sama kepada setiap orang. Hal yang begitu mustahil untukku. :p

Dia orang yang bertanggung jawab dan sadar dengan deskjob-nya. Itu sebabnya, dia dengan cepat mendapat kepercayaan dari pimpinan, termasuk kepercayaan-ku juga. Coz I know, he is worth for it.

Dan dia, pernah membuatku begitu salah tingkah, -ingat gak saat kita makan berdua di Texas- (hutang dariku ), karena aku langsung sambar makanannya, sementara kamu masih sempat berdoa, gila jujur aku bingung bgt saat itu.

Namun aku tahu, kamu ngga mau nge-hakimin, kamu hanya senyum saat itu, sambil nunjuk ke kalung salib di leher-ku :p

Ok, my bro! aku tahu kamu pergi untuk masa depan yang lebih baik lagi, meski berat, aku yakin, kamu pasti bisa, & jangan lupa, kalo nanti kamu jadi orang sukses jangan lupa sama kita di sini. Take care and bye!!

Monday, August 07, 2006

diam

Diam, mungkin itu yang harus kulakukan untuk beberapa saat ini. Yah setelah beberapa kali aku harus kecewa dengan orang-orang yang tidak sadar akan apa itu namanya tanggung-jawab.
Dengan cara ini, mungkin bisa menjadi alternatif bagiku untuk situasi ini.

Aku tidak bisa untuk selalu mengerti mereka, dengan segenap masalah yang mereka punya – meskipun itu muncul karena kesalahan mereka sendiri. Selama ini, aku mencoba menunjukkan mood yang bagus di depan mereka, meskipun sebenarnya aku harus berjuang keras untuk itu, memberi senyum, bertanya kabar, menjadi pendengar yang baik dsb…

Aku teringat kata “ what do u get and what do u give” Ok, aku merasa sudah cukup berkorban selama ini, dan sekarang I don’t care, kita semua punya tanggung jawab di sini. Tanggung jawab yang sudah dibandrol dengan gaji. Kalau bandrol harga kita sama, why should I?

Thursday, July 20, 2006

my best friend's wedding

‘genduari kena, ipasu-pasuNa
(hari ini kalian diberkati-Nya)

‘ labo erkiteken, kengasupenndu kena ersada bage duana
(bukan karena kekuatan kamu, kamu dipersatukan)

‘tapi DIBATA kap sinjaminisa’
(tetapi Bapa di Surga yang melakukanNya)

‘ertoto man bana”
(berdoalah padaNya)

‘dage pindo penampatNa’
(dan minta pertolonganNya)

‘labo kurang kai pe’
(tidak ada kekurangan apapun)

‘mama karondu, nande gintingdu ndube’
(mama karondu, nande gintingndu)

‘Dibata kap si njaminisa’
( Bapa di Surga yang menjamin semuanya)

---man banndu Sion ras Bang Jones ---

the dark side of me

Sangat sulit buatku memulai kata pertama untuk Blog-ku hari ini. Why? Karena ini menyangkut satu sisi gelap yang kumiliki- dari sekian banyak sisi gelap yang ada. Mungkin kata yang pas untuk sifatku yang satu ini adalah muka badak. Sifat buruk, yang tidak pernah merasa salah dengan apa yang dilakukan, karena selalu mencari pembenaran-pembenaran atas setiap kesalahan.

Sulit mengakui kesalahan, malah mencari orang lain untuk disalahkan. Selalu ada hukum sebab – akibat dalam prinsipku. Mengapa kesalahan yang kulakukan itu sampai terjadi?? Karena ada pemicunya…namun ironisnya prinsip ini tidak akan berlaku, untuk kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, egois!!

Saat segalanya mulai kacau karena kesalahanku, dengan lihai aku bisa berubah menjadi sosok yang di- perlakukan tidak adil, mencoba sebisanya menunjukkan kesalahan orang lain terhadapku, karena dengan ini, kesalahanku akan menjadi samar terlihat. Dan ini berhasil!! Aku dengan perasaan aman luar biasa, tetap bisa melanjutkan aktivitasku.

Apakah , aku sama sekali tidak menyadari akan hal ini, apakah orang lain juga tidak akan pernah tahu ?? let’s wait

Wednesday, July 05, 2006

jerman oh jerman


Pagi ini mendung menggelayut di kota Medan, masih terlihat tanah yang basah karena hujan yang turun tadi malam. Mungkin suasana seperti ini juga yang sedang dialami oleh para warga Jerman, Saat Tim nasional Jerman (my favourite team ) kalah dalam semi – final World Cup FIFA 2006 melawan tim nasional Italia 0 – 2, kedua gol yang tercipta dalam perpanjangan waktu ini, tentu saja “memukul” bathin para pendukung tim panser (termasuk aku).

Betapa tidak, kesempurnaan yang hampir dicapai Jerman, harus kandas di tangan Italia. Kesempurnaan seperti yang dicapai oleh tim Perancis, pada Piala Dunia 1998, sukses sebagai tuan rumah sekaligus sukses sebagai kampiun. Kesuksesan yang akan menjadi sebuah kebanggaan yang tak ternilai.

Jika warga Jerman pernah mendengar sebuah lagu Krisdayanti , jika Tuhan mau begini, robahlah semua jadi yang kumau…(agar lebih dalam artinya, mungkin dinyanyikan dalam bahasa Jerman )

So what did I get from this?
ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, padahal menurut kita jika hal itu terjadi, pasti akan menjadi sesuatu yang sempurna. Maka sering perasaan kecewa yang muncul dalam jiwa.

Wajar, tetapi apakah semuanya memang harus terjadi seperti yang kita mau? Dan kalau bukan seperti yang kita mau, apakah hidup kita berhenti sampai di situ?

Tapi ternyata tidak, dari sejarah dunia dan iman kita, telah terbukti ada sebuah “Tangan” yang telah mengatur segala sesuatunya dengan sempurna dalam dunia ini. Tidak selamanya, apa yang kita ingini terjadi dalam hidup kita, adalah yang ‘terbaik’ untuk kita.

For, Ballack

Tuesday, July 04, 2006

mulut-mu!


pernah baca "mulutmu adalah harimau mu" ?
Harimau itu, (anak kecil juga tahu), sebuah Binatang buas pemakan daging, yang kadang juga bisa membuat manusia "terluka" bahkan kehilangan nyawanya,

jadi binatang ini bisa dikategorikan sebagai binatang yang berbahaya. Karena itu, kalaupun kita ingin melihat bagaimana rupa seekor 'harimau' mungkin kita hanya melihat-nya dari gambar atau ke kebun binatang.

nah, bagaimana dengan mulut?
kita semua punya mulut, kita berbicara memakai mulut, makan dengan mulut, jadi begitu penting peran "mulut" bagi kita.

jadi kenapa disamakan dengan harimau?
apakah mulut bisa membuat manusia terluka?
jawabnya BISA, dan susah cari obatnya.
walaupun tidak sampai darah berceceran, tetapi sebisa mungkin orang menghindari luka ini, namanya sakit hati, yah...misalnya lewat contoh di bawah ini:

bagaimana perasaan anda jika anda seorang supir angkutan,
seorang penumpang di sebelah anda mengeluh dan berkata " yah..beginilah kalau kita pergi pake angkot, udah lambat, mahal, mending naik motor, murah, cepat, paling cuma uang parkir yang harus disiapkan.


atau anda ditunjuk menyiapkan sebuah hidangan untuk sebuah acara pengumpulan dana, ketika anda bertanya kepada seorang tamu anda ( yang anda belum kenal sebelumnya) dengan santai ia menjawab " yah...lumayanlah" dengan senyum yang dipaksa.
sementara tamu yang lain memuji masakan anda.

terakhir anda harus berpikir keras bagaimana bisa berhemat untuk bulan ini, karena gaji yang pas sekali. seorang teman menghampiri, berkata "coy..liat jari gw donk, ini emas yg kemarin gw beli, gw kira, bonus gw cuma @#$%, eh ternyata lebih, lo beli juga donk, lagi turun harga lho!! "

and u know what? yang berbicara seperti itu adalah orang yang sama.

Tuesday, June 13, 2006

mati lampu


Sebulan terakhir, hampir setiap malam daerah sekitar kostku mati lampu, tidak lain karena kota Medan tercinta, mengalami pemadaman bergilir meskipun kebijakan ini dipandang sangat merugikan masyarakat, tapi mau bagaimana lagi?. Jadi bisa dipastikan setiap hari, pasti akan ada yang namanya mati lampu, bisa pagi, siang, sore dan malam hari.

Hal seperti ini, sometime makes me mad, coz I can’t do anything if the light turns off…-watch TV, listen to the music, read etc. –

Di tengah kekalutan seperti itu (bahasanya…) ternyata bisa juga, memberikan cerita yang berbeda, misalnya kejadian semalam,. Meski seperti biasa, seluruh kawasan di dekat kost mati lampu, huh…padahal kita sudah janjian untuk nonton di tempat masing-masing, karena itu acara favorit yang tayang setiap Senin & Selasa pukul 21.30, di salah satu stasiun TV.

I think it’s better for me to share this mess with my friends, so I sent SMS

12-06-06

21 : 24 me : woi..d t4ku mati lampu, jd gak bs ak nonton ‘ …….’ Cucian d ak J

21 : 29 her : Duh cucian…Belom maen kok…Ni masih ……Tp dah pernah maen. Jd ane nntn mercury rising walaupun dah ber x kali maen…udah bo2 aja,bsk ane ceritainlah he2

21 : 31 me: Horeee..makasi dwi,akhrnya nyala lampu-nya!!kita nonton yak? Yuuu’

21 : 33 her : Belum wak..Masih bisa siap2 lilin mana tau mati lampu lg..Hehehe..Ok d met cengengesan ria yak

7 minutes later

21 : 40 her : Tera..You know what?Now I’m in the dark..Suddenly the light turns off..Thanks a lot ya udah ngirimin gue sms ngabarin disana mati lampu sehingga gue kena giliran

21 : 51 me : Duh cucian… udah bo2 aja,bsk ane ceritainlah he2 (sms elu gw forward lg k elu) :)

21 : 54 her : B.*@..(thanks y friend)..

wakakakakaka…..@12-06-06

Monday, June 12, 2006

friend or foe?


“money could changes everything”

I had an experience with these words yesterday, I saw, how people could be changed by the money, even the worst a friend that we have could be turned become a foe because of this.

A friend, is someone that really understand how to speak with us, in all conditions. A friend, knows all the problems that we trough. And a friend, never embitters especially when we have a complicated situation- vulnerable.

And a foe, does the opposite from above.

did you ever have this situation ? I hope never, coz believe me, it’s a bad…bad…experience.

Friday, June 09, 2006

stereotype!

(- Stereotype is considered to be a group concept, held by one social group about another. They are often used in a negative or prejudicial sense and are frequently used to justify certain discriminatory behaviours. More benignly, they may express sometimes-accurate folk wisdom about social reality.)

Aku teringat, sebuah stereotype yang kulekatkan untuk sebuah marga dalam suku Karo (karena aku seorang suku Karo) sampai saat ini. Sebuah marga yang dalam opiniku, mempunyai sifat ;

- Banyak Bicara
- Sombong (angkuh mungkin lebih cocok)
- Sulit dipercaya

Aku mempunyai alasan untuk memberi stereotype seperti itu, karena aku mengenal A, B, C yang bermarga ini saat SMU, sifat mereka sama dengan yang di atas…setelah bekerja aku kemudian mengenal D , E, F dan sama juga, tentunya sifat mereka ini, kadang sangat mengganggu buatku.

Ditambah dengan sebuah kejadian yang kualami kemarin malam. Kejadian yang aneh, I think, Saat itu aku sedang dalam angkutan berniat untuk pulang ke kost, setelah seharian bekerja di kantor, perasaanku saat itu, letih, gerah, lapar yang bercampur menjadi satu.

Aku duduk berdekatan dengan seorang "X" yang terus berbicara, terus dan terus, dengan temannya yang lain (mereka ber 3 saat itu), pembicaraan yang tidak menarik perhatianku, karena tidak ada isinya sama sekali. Tetapi , sang "X" tetap semangat, bahkan sampai ke tahap menggoda penumpang lain, yang sama sekali tidak kenal dengan dia, penumpang yang malang itu pun terpaksa membalas dengan sebuah senyum kecut.

Aroma kekesalan makin terasa olehku, seakan – akan waktu tempuh dari kantor ke kost menjadi sangat lama, huh…keluhku dalam hati. Tapi tunggu, thanx God akhirnya setelah sekian lama, keberuntungan menghampiriku juga, tibalah saatnya sang “X” turun dari angkutan, karena sudah tiba di tujuannya, ketika turun dari angkutan, dan memberi ongkos, “X” masih sempat membuat lelucon garing pada abang supir, sehingga seorang temannya bertanya kepada teman lainnya, “marga apa sih kok aneh banget?” Oh ..ternyata hanya seorang yang mengenalnya di angkutan ini kataku dalam hati, tapi heran PD-nya luar biasa,

Apa yang menjadi jawaban temannya kemudian yang membuat saya sangat terkejut, “ oh dia itu bermarga #$%@^ ! “…jawab temannya. Damn !!! ternyata mereka semua sama. Aku hanya tersenyum sambil memandang ke luar jendela. Nanti dikira sama!! @ Medan, 8 Juni 2006

Wednesday, June 07, 2006

pathetic!

Pernahkah anda bekerja dengan seorang yang merasa tahu segalanya? Atau bisa disebut, orang yang takut ketidaktahuannya akan sesuatu membuatnya terlihat lebih rendah? Sehingga yang muncul kemudian adalah sok tahu, yang membuat orang lain bingung, tertawa, dan menjadi tontonan.

Bingung, Karena tidak mengerti apa yang dia mau, dan apa yang anda mau. Saya sering menggambarkannya sebagai berikut; berdiskusi mengenai isu nuklir dengan anak umur 4 tahun , bisa dibayangkan bagaimana sulitnya memberi pemahaman kepadanya, karena bisa jadi kata yang kita gunakan, belum pernah didengar sama sekali.

Nah…itu dia yang sering terjadi dalam aktivitasku saat ini. Kadang membuat semangat kerja menjadi hilang, emosi juga sering muncul saat brain storming dengannya. Ide- ide gila (dalam arti kata sesungguhnya) pasti muncul dalam setiap pertemuan. Ide yang tidak jelas arahnya ke mana, namun dia “keukeh” mempertahankan walaupun sudah jelas it’s im possible .

Ironisnya, ketika penterjemahan idenya berantakan di tengah jalan, dengan mudahnya ia lepas tangan, dengan mencari kambing hitam. Dan selanjutnya yang terjadi, kambing hitam ini menjadi orang yang benar – benar di cap sebagai orang yang tidak berkualitas.

So how do you face that?hmm…just do wait and see. When will I give up, and search for another place.

Tuesday, June 06, 2006

bening


BENING...
aku memilih kata ini untuk blog-ku, karena aku berharap dalam blog ini, aku bisa menjadi diriku sepenuhnya, tanpa ada kepura-kepuraan. Seperti air yang bening, kita bisa melihat apa yang ada di dalamnya, tidak ada yang tersembunyi di sana. Beningnya air, dalam opini-ku, memberikan suatu kesejukan, kedamaian, kesegaran, (sulit untuk mengungkapkan, tapi mudah untuk merasakannya) .

Semoga, mereka yang membaca, juga merasakan hal yang sama, seperti aku yang merasakan bagaimana arti sebuah kata "bening" di hidupku.