‘genduari kena, ipasu-pasuNa
(hari ini kalian diberkati-Nya)
‘ labo erkiteken, kengasupenndu kena ersada bage duana
(bukan karena kekuatan kamu, kamu dipersatukan)
‘tapi DIBATA kap sinjaminisa’
(tetapi Bapa di Surga yang melakukanNya)
‘ertoto man bana”
(berdoalah padaNya)
‘dage pindo penampatNa’
(dan minta pertolonganNya)
‘labo kurang kai pe’
(tidak ada kekurangan apapun)
‘mama karondu, nande gintingdu ndube’
(mama karondu, nande gintingndu)
‘Dibata kap si njaminisa’
( Bapa di Surga yang menjamin semuanya)
---man banndu Sion ras Bang Jones ---
Thursday, July 20, 2006
the dark side of me
Sangat sulit buatku memulai kata pertama untuk Blog-ku hari ini. Why? Karena ini menyangkut satu sisi gelap yang kumiliki- dari sekian banyak sisi gelap yang ada. Mungkin kata yang pas untuk sifatku yang satu ini adalah muka badak. Sifat buruk, yang tidak pernah merasa salah dengan apa yang dilakukan, karena selalu mencari pembenaran-pembenaran atas setiap kesalahan.
Sulit mengakui kesalahan, malah mencari orang lain untuk disalahkan. Selalu ada hukum sebab – akibat dalam prinsipku. Mengapa kesalahan yang kulakukan itu sampai terjadi?? Karena ada pemicunya…namun ironisnya prinsip ini tidak akan berlaku, untuk kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, egois!!
Saat segalanya mulai kacau karena kesalahanku, dengan lihai aku bisa berubah menjadi sosok yang di- perlakukan tidak adil, mencoba sebisanya menunjukkan kesalahan orang lain terhadapku, karena dengan ini, kesalahanku akan menjadi samar terlihat. Dan ini berhasil!! Aku dengan perasaan aman luar biasa, tetap bisa melanjutkan aktivitasku.
Apakah , aku sama sekali tidak menyadari akan hal ini, apakah orang lain juga tidak akan pernah tahu ?? let’s wait
Sulit mengakui kesalahan, malah mencari orang lain untuk disalahkan. Selalu ada hukum sebab – akibat dalam prinsipku. Mengapa kesalahan yang kulakukan itu sampai terjadi?? Karena ada pemicunya…namun ironisnya prinsip ini tidak akan berlaku, untuk kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, egois!!
Saat segalanya mulai kacau karena kesalahanku, dengan lihai aku bisa berubah menjadi sosok yang di- perlakukan tidak adil, mencoba sebisanya menunjukkan kesalahan orang lain terhadapku, karena dengan ini, kesalahanku akan menjadi samar terlihat. Dan ini berhasil!! Aku dengan perasaan aman luar biasa, tetap bisa melanjutkan aktivitasku.
Apakah , aku sama sekali tidak menyadari akan hal ini, apakah orang lain juga tidak akan pernah tahu ?? let’s wait
Wednesday, July 05, 2006
jerman oh jerman

Pagi ini mendung menggelayut di kota Medan, masih terlihat tanah yang basah karena hujan yang turun tadi malam. Mungkin suasana seperti ini juga yang sedang dialami oleh para warga Jerman, Saat Tim nasional Jerman (my favourite team ) kalah dalam semi – final World Cup FIFA 2006 melawan tim nasional Italia 0 – 2, kedua gol yang tercipta dalam perpanjangan waktu ini, tentu saja “memukul” bathin para pendukung tim panser (termasuk aku).
Betapa tidak, kesempurnaan yang hampir dicapai Jerman, harus kandas di tangan Italia. Kesempurnaan seperti yang dicapai oleh tim Perancis, pada Piala Dunia 1998, sukses sebagai tuan rumah sekaligus sukses sebagai kampiun. Kesuksesan yang akan menjadi sebuah kebanggaan yang tak ternilai.
Jika warga Jerman pernah mendengar sebuah lagu Krisdayanti , jika Tuhan mau begini, robahlah semua jadi yang kumau…(agar lebih dalam artinya, mungkin dinyanyikan dalam bahasa Jerman )
So what did I get from this?
ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, padahal menurut kita jika hal itu terjadi, pasti akan menjadi sesuatu yang sempurna. Maka sering perasaan kecewa yang muncul dalam jiwa.
Wajar, tetapi apakah semuanya memang harus terjadi seperti yang kita mau? Dan kalau bukan seperti yang kita mau, apakah hidup kita berhenti sampai di situ?
Tapi ternyata tidak, dari sejarah dunia dan iman kita, telah terbukti ada sebuah “Tangan” yang telah mengatur segala sesuatunya dengan sempurna dalam dunia ini. Tidak selamanya, apa yang kita ingini terjadi dalam hidup kita, adalah yang ‘terbaik’ untuk kita.
For, Ballack
Tuesday, July 04, 2006
mulut-mu!

pernah baca "mulutmu adalah harimau mu" ?
Harimau itu, (anak kecil juga tahu), sebuah Binatang buas pemakan daging, yang kadang juga bisa membuat manusia "terluka" bahkan kehilangan nyawanya,
jadi binatang ini bisa dikategorikan sebagai binatang yang berbahaya. Karena itu, kalaupun kita ingin melihat bagaimana rupa seekor 'harimau' mungkin kita hanya melihat-nya dari gambar atau ke kebun binatang.
nah, bagaimana dengan mulut?
kita semua punya mulut, kita berbicara memakai mulut, makan dengan mulut, jadi begitu penting peran "mulut" bagi kita.
jadi kenapa disamakan dengan harimau?
apakah mulut bisa membuat manusia terluka?
jawabnya BISA, dan susah cari obatnya.
walaupun tidak sampai darah berceceran, tetapi sebisa mungkin orang menghindari luka ini, namanya sakit hati, yah...misalnya lewat contoh di bawah ini:
bagaimana perasaan anda jika anda seorang supir angkutan,
seorang penumpang di sebelah anda mengeluh dan berkata " yah..beginilah kalau kita pergi pake angkot, udah lambat, mahal, mending naik motor, murah, cepat, paling cuma uang parkir yang harus disiapkan.
atau anda ditunjuk menyiapkan sebuah hidangan untuk sebuah acara pengumpulan dana, ketika anda bertanya kepada seorang tamu anda ( yang anda belum kenal sebelumnya) dengan santai ia menjawab " yah...lumayanlah" dengan senyum yang dipaksa.
sementara tamu yang lain memuji masakan anda.
terakhir anda harus berpikir keras bagaimana bisa berhemat untuk bulan ini, karena gaji yang pas sekali. seorang teman menghampiri, berkata "coy..liat jari gw donk, ini emas yg kemarin gw beli, gw kira, bonus gw cuma @#$%, eh ternyata lebih, lo beli juga donk, lagi turun harga lho!! "
and u know what? yang berbicara seperti itu adalah orang yang sama.
Tuesday, June 13, 2006
mati lampu

Sebulan terakhir, hampir setiap malam daerah sekitar kostku mati lampu, tidak lain karena kota Medan tercinta, mengalami pemadaman bergilir meskipun kebijakan ini dipandang sangat merugikan masyarakat, tapi mau bagaimana lagi?. Jadi bisa dipastikan setiap hari, pasti akan ada yang namanya mati lampu, bisa pagi, siang, sore dan malam hari.
Hal seperti ini, sometime makes me mad, coz I can’t do anything if the light turns off…-watch TV, listen to the music, read etc. –
Di tengah kekalutan seperti itu (bahasanya…) ternyata bisa juga, memberikan cerita yang berbeda, misalnya kejadian semalam,. Meski seperti biasa, seluruh kawasan di dekat kost mati lampu, huh…padahal kita sudah janjian untuk nonton di tempat masing-masing, karena itu acara favorit yang tayang setiap Senin & Selasa pukul 21.30, di salah satu stasiun TV.
I think it’s better for me to share this mess with my friends, so I sent SMS …
12-06-06
21 : 24 me : woi..d t4ku mati lampu, jd gak bs ak nonton ‘ …….’ Cucian d ak J
21 : 29 her : Duh cucian…Belom maen kok…Ni masih ……Tp dah pernah maen. Jd ane nntn mercury rising walaupun dah ber x kali maen…udah bo2 aja,bsk ane ceritainlah he2
21 : 31 me: Horeee..makasi dwi,akhrnya nyala lampu-nya!!kita nonton yak? Yuuu’
21 : 33 her : Belum wak..Masih bisa siap2 lilin mana tau mati lampu lg..Hehehe..Ok d met cengengesan ria yak
7 minutes later
Hal seperti ini, sometime makes me mad, coz I can’t do anything if the light turns off…-watch TV, listen to the music, read etc. –
Di tengah kekalutan seperti itu (bahasanya…) ternyata bisa juga, memberikan cerita yang berbeda, misalnya kejadian semalam,. Meski seperti biasa, seluruh kawasan di dekat kost mati lampu, huh…padahal kita sudah janjian untuk nonton di tempat masing-masing, karena itu acara favorit yang tayang setiap Senin & Selasa pukul 21.30, di salah satu stasiun TV.
I think it’s better for me to share this mess with my friends, so I sent SMS …
12-06-06
21 : 24 me : woi..d t4ku mati lampu, jd gak bs ak nonton ‘ …….’ Cucian d ak J
21 : 29 her : Duh cucian…Belom maen kok…Ni masih ……Tp dah pernah maen. Jd ane nntn mercury rising walaupun dah ber x kali maen…udah bo2 aja,bsk ane ceritainlah he2
21 : 31 me: Horeee..makasi dwi,akhrnya nyala lampu-nya!!kita nonton yak? Yuuu’
21 : 33 her : Belum wak..Masih bisa siap2 lilin mana tau mati lampu lg..Hehehe..Ok d met cengengesan ria yak
7 minutes later
21 : 40 her : Tera..You know what?Now I’m in the dark..Suddenly the light turns off..Thanks a lot ya udah ngirimin gue sms ngabarin disana mati lampu sehingga gue kena giliran
21 : 51 me : Duh cucian… udah bo2 aja,bsk ane ceritainlah he2 (sms elu gw forward lg k elu) :)
21 : 54 her : B.*@..(thanks y friend)..
wakakakakaka…..@12-06-06
Monday, June 12, 2006
friend or foe?

“money could changes everything”
I had an experience with these words yesterday, I saw, how people could be changed by the money, even the worst a friend that we have could be turned become a foe because of this.
A friend, is someone that really understand how to speak with us, in all conditions. A friend, knows all the problems that we trough. And a friend, never embitters especially when we have a complicated situation- vulnerable.
And a foe, does the opposite from above.
did you ever have this situation ? I hope never, coz believe me, it’s a bad…bad…experience.
Friday, June 09, 2006
stereotype!
(- Stereotype is considered to be a group concept, held by one social group about another. They are often used in a negative or prejudicial sense and are frequently used to justify certain discriminatory behaviours. More benignly, they may express sometimes-accurate folk wisdom about social reality.)
Aku teringat, sebuah stereotype yang kulekatkan untuk sebuah marga dalam suku Karo (karena aku seorang suku Karo) sampai saat ini. Sebuah marga yang dalam opiniku, mempunyai sifat ;
- Banyak Bicara
- Sombong (angkuh mungkin lebih cocok)
- Sulit dipercaya
Aku mempunyai alasan untuk memberi stereotype seperti itu, karena aku mengenal A, B, C yang bermarga ini saat SMU, sifat mereka sama dengan yang di atas…setelah bekerja aku kemudian mengenal D , E, F dan sama juga, tentunya sifat mereka ini, kadang sangat mengganggu buatku.
Ditambah dengan sebuah kejadian yang kualami kemarin malam. Kejadian yang aneh, I think, Saat itu aku sedang dalam angkutan berniat untuk pulang ke kost, setelah seharian bekerja di kantor, perasaanku saat itu, letih, gerah, lapar yang bercampur menjadi satu.
Aku duduk berdekatan dengan seorang "X" yang terus berbicara, terus dan terus, dengan temannya yang lain (mereka ber 3 saat itu), pembicaraan yang tidak menarik perhatianku, karena tidak ada isinya sama sekali. Tetapi , sang "X" tetap semangat, bahkan sampai ke tahap menggoda penumpang lain, yang sama sekali tidak kenal dengan dia, penumpang yang malang itu pun terpaksa membalas dengan sebuah senyum kecut.
Aroma kekesalan makin terasa olehku, seakan – akan waktu tempuh dari kantor ke kost menjadi sangat lama, huh…keluhku dalam hati. Tapi tunggu, thanx God akhirnya setelah sekian lama, keberuntungan menghampiriku juga, tibalah saatnya sang “X” turun dari angkutan, karena sudah tiba di tujuannya, ketika turun dari angkutan, dan memberi ongkos, “X” masih sempat membuat lelucon garing pada abang supir, sehingga seorang temannya bertanya kepada teman lainnya, “marga apa sih kok aneh banget?” Oh ..ternyata hanya seorang yang mengenalnya di angkutan ini kataku dalam hati, tapi heran PD-nya luar biasa,
Apa yang menjadi jawaban temannya kemudian yang membuat saya sangat terkejut, “ oh dia itu bermarga #$%@^ ! “…jawab temannya. Damn !!! ternyata mereka semua sama. Aku hanya tersenyum sambil memandang ke luar jendela. Nanti dikira sama!! @ Medan, 8 Juni 2006
Aku teringat, sebuah stereotype yang kulekatkan untuk sebuah marga dalam suku Karo (karena aku seorang suku Karo) sampai saat ini. Sebuah marga yang dalam opiniku, mempunyai sifat ;
- Banyak Bicara
- Sombong (angkuh mungkin lebih cocok)
- Sulit dipercaya
Aku mempunyai alasan untuk memberi stereotype seperti itu, karena aku mengenal A, B, C yang bermarga ini saat SMU, sifat mereka sama dengan yang di atas…setelah bekerja aku kemudian mengenal D , E, F dan sama juga, tentunya sifat mereka ini, kadang sangat mengganggu buatku.
Ditambah dengan sebuah kejadian yang kualami kemarin malam. Kejadian yang aneh, I think, Saat itu aku sedang dalam angkutan berniat untuk pulang ke kost, setelah seharian bekerja di kantor, perasaanku saat itu, letih, gerah, lapar yang bercampur menjadi satu.
Aku duduk berdekatan dengan seorang "X" yang terus berbicara, terus dan terus, dengan temannya yang lain (mereka ber 3 saat itu), pembicaraan yang tidak menarik perhatianku, karena tidak ada isinya sama sekali. Tetapi , sang "X" tetap semangat, bahkan sampai ke tahap menggoda penumpang lain, yang sama sekali tidak kenal dengan dia, penumpang yang malang itu pun terpaksa membalas dengan sebuah senyum kecut.
Aroma kekesalan makin terasa olehku, seakan – akan waktu tempuh dari kantor ke kost menjadi sangat lama, huh…keluhku dalam hati. Tapi tunggu, thanx God akhirnya setelah sekian lama, keberuntungan menghampiriku juga, tibalah saatnya sang “X” turun dari angkutan, karena sudah tiba di tujuannya, ketika turun dari angkutan, dan memberi ongkos, “X” masih sempat membuat lelucon garing pada abang supir, sehingga seorang temannya bertanya kepada teman lainnya, “marga apa sih kok aneh banget?” Oh ..ternyata hanya seorang yang mengenalnya di angkutan ini kataku dalam hati, tapi heran PD-nya luar biasa,
Apa yang menjadi jawaban temannya kemudian yang membuat saya sangat terkejut, “ oh dia itu bermarga #$%@^ ! “…jawab temannya. Damn !!! ternyata mereka semua sama. Aku hanya tersenyum sambil memandang ke luar jendela. Nanti dikira sama!! @ Medan, 8 Juni 2006
Wednesday, June 07, 2006
pathetic!
Pernahkah anda bekerja dengan seorang yang merasa tahu segalanya? Atau bisa disebut, orang yang takut ketidaktahuannya akan sesuatu membuatnya terlihat lebih rendah? Sehingga yang muncul kemudian adalah sok tahu, yang membuat orang lain bingung, tertawa, dan menjadi tontonan.Bingung, Karena tidak mengerti apa yang dia mau, dan apa yang anda mau. Saya sering menggambarkannya sebagai berikut; berdiskusi mengenai isu nuklir dengan anak umur 4 tahun , bisa dibayangkan bagaimana sulitnya memberi pemahaman kepadanya, karena bisa jadi kata yang kita gunakan, belum pernah didengar sama sekali.
Nah…itu dia yang sering terjadi dalam aktivitasku saat ini. Kadang membuat semangat kerja menjadi hilang, emosi juga sering muncul saat brain storming dengannya. Ide- ide gila (dalam arti kata sesungguhnya) pasti muncul dalam setiap pertemuan. Ide yang tidak jelas arahnya ke mana, namun dia “keukeh” mempertahankan walaupun sudah jelas it’s im possible .
Ironisnya, ketika penterjemahan idenya berantakan di tengah jalan, dengan mudahnya ia lepas tangan, dengan mencari kambing hitam. Dan selanjutnya yang terjadi, kambing hitam ini menjadi orang yang benar – benar di cap sebagai orang yang tidak berkualitas.
So how do you face that?hmm…just do wait and see. When will I give up, and search for another place.
Tuesday, June 06, 2006
bening

BENING...
aku memilih kata ini untuk blog-ku, karena aku berharap dalam blog ini, aku bisa menjadi diriku sepenuhnya, tanpa ada kepura-kepuraan. Seperti air yang bening, kita bisa melihat apa yang ada di dalamnya, tidak ada yang tersembunyi di sana. Beningnya air, dalam opini-ku, memberikan suatu kesejukan, kedamaian, kesegaran, (sulit untuk mengungkapkan, tapi mudah untuk merasakannya) .
Semoga, mereka yang membaca, juga merasakan hal yang sama, seperti aku yang merasakan bagaimana arti sebuah kata "bening" di hidupku.
Label:
My Family,
My Friends,
My Self
Subscribe to:
Posts (Atom)
