Thursday, August 09, 2007
entah
Dengan berat hati, aku pun mulai memacu motor mattic kepunyaanku, wah..sudah jam 8.30 pasti terlambat lagi gumamku dalam hati, tapi tidak apalah, tidak perlu ngebut, lebih baik terlambat daripada nanti di jalan ada apa-apa, dan akupun melaju dengan kecepatan 20 – 30 km/ jam dan memakai lajur kiri.
Rute yang kulewati setiap pagi, terbilang rute yang sepi dibanding rute biasa, yang lebih dekat jaraknya, namun pasti lebih padat apalagi hari Senin seperti ini. Sepanjang jalan aku terus dihinggapi perasaan tidak nyaman, aku sukar sekali berkonsentrasi, beberapa kali aku harus me-rem mendadak karena terkejut tiba-tiba jarakku dengan kendaraan lain terlalu dekat, KONSENTRASI dan HATI_HATI, kataku berkali-kali, tenang saja tidak akan ada apa-apa.
Setengah perjalanan bisa kulewati dengan aman, sebentar lagi aku akan tiba di kantor, aku sengaja tidak melihat jam tangan, khwatir terpancing untuk ngebut karena takut terlambat, tapi ternyata keadaan berkata lain, entah darimana datangnya tiba-tiba sebuah Xenia biru melaju sangat dekat di sisi kananku, hingga menyenggol stang sambil membunyikan klackson dengan kencang, karena panic aku pun tidak bisa menjaga keseimbangan dan braaakkkk…aku terjatuh terseret sejauh 2 meter.
Ya Tuhan, aku melihat celana jeans yang kupakai robek dengan bagian lututku yang terkoyak, dan aku mengangkat wajah untuk memastikan pengendara itu melarikan diri, saat melihat dia berhenti, aku berusaha mengangkat motorku dan memarkirkannya di tepi jalan. Sambil berjalan ke tepi aku merasakan cairan kental dingin menetes di sekitar bibirku, aku bingung, terdiam, mencoba menenangkan diri, bla..bla..bla..si pengendara mencoba adu argument, aku hanya diam..hingga akhirnya aku memutuskan memberi tahu ke teman kantorku, aku butuh teman saat ini, pikirku.
Syukurlah, sesaat setelah dibawa ke sebuah klinik terdekat, lukaku tidak terlalu parah, meskpun begitu teman-temanku ( thanx Kasim & Dwi) tetap meyakinkanku, apakah aku baik-baik saja, sudahlah , yang penting tidak ada yang perlu dijahit, dan luka dalam, aku hanya ingin pulang kataku, sepanjang jalan aku hanya terdiam, tidak ada kata-kata yang bisa keluar dari mulutku…hanya sebuah perasaan haru, pelajaran yang kudapat hari itu membuatku akan lebih menjaga sikap lagi.
Friday, July 20, 2007
kantor baru!
judul di atas bukan bermaksud aku "cabut" dari pekerjaanku yang sekarang, bukan itu.
Kantor baru, maksudnya, minggu ini tempatku bekerja telah menempati sebuah gedung baru yang lebih luas, nyaman, besar, dan ehm..jauh dari kost-an ku. Butuh waktu 30 menit untuk sampai di kantor, untunglah jalan baru "ring road" sudah selesai dibangun, jadi rutenya tidak terlalu sukar dan ribet.
Nah, untuk urusan transportasi aku memutuskan untuk memilih motor mattic *mio hitam BK.5070 meski banyak kontoversi saat aku membeli motor ini haha...tapi sudahlah yang penting aku menikmati dan tidak menyesali keputusanku :p
Di kantor baru ini, setiap divisi sudah memiliki ruangan masing-masing, dan untuk kami creative, sebuah ruangan di lantai 2 menjadi markas baru. Well, ruangan yang telah kami sulap menjadi lebih menarik dan cukup nyaman
Untuk urusan perut juga, lokasi baru ini lebih beragam, di pagi hari saja ada 3 tempat yang menjual sarapan, selain enak harganya juga lebih murah dibanding di kantor lama yang memang letaknya pas di tengah kota Medan, belum lagi indomie rebus si mbak yang selalu ramai saat menjelang sore nyam..nyam..
Semoga kantor baru, semangat baru dan prestasi baru!!
Monday, July 09, 2007
07/07/07
kombinasi tanggal yang konon katanya hanya terjadi sekali dalam satu abad ini diyakini memiliki arti yang bagus (hoki). Tidak salah jika di tanggal ini, banyak sekali pasangan yang melangsungkan pernikahan mereka, percaya tidak percaya, ada kepuasan tersendiri ( aku menerima 2 undangan pernikahan dari teman sekampus). So, kira-kira apa yang akan aku lakukan untuk mengisi kombinasi tanggal sempurna ini? sangat aneh kalau misalnya aku juga nikah tiba-tiba, :p
Apa yang kualami kemudian ternyata di luar perkiraanku, jauh dari acara pernikahan atau grand launching sebuah toko yang marak di tanggal 07/07/07, karena tiba-tiba atasanku di kantor membawa sebuah kertas fax yang isinya meminta peliputan ke Samosir sana.
Samosir?? asyik, selain akan melihat danau Toba yang indah, aku punya kesempatan untuk menyegarkan pikiran, ehm..
Acaranya sendiri bertitel "Samosir internatioanl open water swimming championship 2007" wah...dari namanya saja sudah keren :p, ternyata acaranya juga keren, karena mempertandingkan renang jarak 10 KM yang diikuti perenang-perenang muda, andal dan berbakat.
Jumat 6/7/07 tepat jam 3 sore, aku beserta rombongan meninggalkan kota Medan yang panas dan gerah, dari kabar yang diterima panitia, kami harus melalui alternatif jalan lain untuk ke Samosir, karena arus penyeberangan di Ajibata sudah terlalu padat, dan satu-satunya jalan lain, adalah melalui rute jalan darat, lewat Tele yang terkenal dengan jurangnya. :( dan pasti jaraknya juga makin jauh.
Untunglah kami tiba di Tele saat gelap tiba, jadi aku tidak melihat saat Bus yang membawa kami melewati jurang-jurang menyeramkan itu.
Akhirnya jam 1 dini hari, kami tiba di penginapan, badanku terasa remuk dan capek luar biasa karena jalannya banyak yang rusak, tanpa basa basi lagi akupun langsung tertidur, karena besok pagi harus tiba di Pantai Pasir Putih Parbaba jam 8 pagi.
Sabtu 07/07/07
Kombinasi tanggal yang sempurna ini akhirnya bisa kunikmati dengan melihat pemandangan yang luar biasa indah dari penginapanku. Danau Toba terlihat sangat menyejukkan di jam 6 pagi hari. Sambil mendengarkan lagu Rio Febrian dari MP3 Playerku, akupun terbawa suasana membayangkan si dia seandainya ada bersamaku saat ini * pret!!!
Jam 8 pagi, kami tiba di arena lomba. Puluhan atlet perenang muda terlihat antusias saat melakukan registrasi dan pengarahan dari panitia. Wah, rata-rata usia mereka jauh dibawahku, paling juga 13-22 tahun, dan mereka akan mengarungi danau Toba sejauh 10 KM, salut!!
Saatnya pun tiba, masing-masing peserta mengambil posisi start, dan teeeeeeet, serentak para perenang mulai meluncur sebagai pers, aku pun memiliki akses untuk mengambil gambar darimana saja, termasuk dari tengah danau ini, agar gambarnya nanti lebih mantap.
.jpg)
Dan selama tugas peliputan ini, ternyata aku ditemani oleh rekan-rekan dari media pers lain, yang lebih senior dan bisa belajar banyak. Di sini aku termasuk salah satu kru termuda, yang pastinya selalu mendapat perhatian dari abang-abang senior - thanx bang!!
Jam 4 sore, tugas ku berakhir di arena lomba, namun kita masih perlu mengambil stockshot gambar lain. Well, setelah selesai nantinya aku masih punya waktu untuk bersantai sejenak. Ternyata pemandangan di sore hari tidak kalah indahnya dengan pagi hari, ditemani mie instant rebus dan teh manis hangat, terasa sangat pas dengan udara danau yang dingin.
Dari panitia, kami diberi kesempatan untuk beristirahat sampai besok pagi, karena Minggu jam 8 pagi kita akan kembali ke Medan, tapi tentunya tidak akan melewati Tele lagi, thanx God !! Well acaraku kali ini menjadi salah satu event terbesar buatku, meski jaraknya sangat jauh dari kantor, membutuhkan waktu yang lebih lama, dan tentunya fisik yang extra...tapi PB.PRSI, telah menjadi panitia yang handal, dengan transportasi dan penginapan yang nyaman, semuanya seakan terasa terbayar lunas.
dan akhirnya minggu sore, akupun tiba di Medan, untuk menyiapkan skrip buat liputan ini,
Terima kasih untuk semua pihak, yang telah membantu terlaksananya peliputan ini.
Thursday, July 05, 2007
PLN oh PLN
Jika kita menanyakan “siapa yang paling dibenci saat ini?” kepada warga
Lho kenapa bisa?
Bisalah, semenjak PLN dengan sesukahati memadamkan aliran listrik secara bergilir di seluruh wilayah Medan, bahkan di Sumatera Utara, tidak tanggung-tanggung, pemadaman bisa terjadi 3 kali sehari, selama lebih dari 4 jam, untuk sekali pemadaman.
Macet di hampir semua ruas jalan, karena lampu lalu lintas padam, Usaha yang harus ditutup sementara karena tidak sanggup lagi menahan biaya produksi yang berlipat dikarenakan tenaga listrik harus diganti genset, Penderitaan saat harus berjuang melawan rasa gerah dan gelap, dan tidak bisa menonton tayangan TV favorit atau mendengarkan musik untuk menghilangkan rasa jenuh. Belum lagi air yang tidak bisa mengalir karena harus dibantu dengan tenaga listrik
Masyarakat Medan memang sudah saatnya berontak karena kondisi ini telah dirasakan sejak 2 tahun terakhir dan dengan alas an yang selalu sama, karena Maintenance atau apapun itu yang sekarang sudah dianggap sebagai salah satu pembodohan public yang basi!
Atau harus bersabar sekali lagi untuk kebobrokan PLN meski harus berkorban?
Kita tunggu saja…
Thursday, June 28, 2007
kerja tahun
“silahkan, kalo memang tidak merepotkan”jawaban dari atasanku di kantor, membuat semangatku bertambah, saat aku memberanikan diri meminta ijin untuk meliput acara Kerja Tahun ( pesta tahunan) di Perbesi, Sabtu kemarin.
Jadi, sekalian aku berkumpul dengan sanak saudara, aku juga membawa misi lain (alah) bukannya etnis-sentris, atau narsis, sehingga aku sangat semangat melakoni tugasku kali ini, tapi lebih kepada tantangan bagaimana aku dapat menceritakan tradisi yang sudah akrab denganku sejak kecil, kepada khalayak lain.
Memang, acara Kerja Tahun, sudah sering dibahas di media lain, namun untuk TV Lokal, ini kesempatan yang pertama, wajar kalau aku merasa tertantang dan begitu semangat.
Jam 6 sore, aku tiba di kabanjahe, fhuhhhh…udara dingin kota kelahiran ini, membuatku harus memakai jaket tebal yang kubawa dari Medan, seperti janji sebelumnya, kita akan berangkat ke Perbesi, Minggu paginya, (tidak masalah) tapi yang jadi masalah saat mati lampu mulai jam 7 malam sampai 11 malam, gubraaaaaak!
Paginya, kami berangkat ke Perbesi, melalui jalan lintas propinsi yang rusak parah seperti kubangan kerbau, akibatnya naik mobil sambil ajut-ajutan. Satu jam setengah kemudian, kamipun tiba di rumah pak uda, seperti biasa, langsung disuruh makan, and look at that…my favourite terites ( sop hijau / soto karo ) setelah berbincang akupun dipersilahkan melanjutkan misi ku, mengambil gambar untuk bahan liputan, gambar cimpa unung-unung dan terites, selesai…next aku butuh gambar tudung, atau pakaian adat yang dipakai gadis karo.
Tetapi apa daya, dari informasi yang kudengar, acara gendang guro-guro aron, tidak akan dilangsungkan saat siang dan sore hari, jadi kalaupun aku ingin mengambil gambar, paling tidak aku harus menunggu jam setengah 10 malam, akhirnya aku memutuskan untuk menginap, dan senin pagi, langsung berangkat ke Medan (perlu waktu 4 jam, tiba ke Medan).
Saatnya pun tiba, meski disertai hujan gerimis, dan udara dingin, aku berhasil mengabadikan beberapa gambar, yang akan dipakai untuk melengkapi bahan liputanku kali ini, wah...puas dan bangga, bercampur dengan rasa letih, tidak sabar melihat bagaimana hasil tayangannya besok.
Sampai jumpa tahun depan!!!
Thursday, June 21, 2007
Stop it!
Bagaimana kamu bisa bertahan melewatinya?
Jika setiap hari kamu hanya bisa mengeluh dan mengeluh, soal gaji, atasan, atau teman-teman kerja di kantor.
Seingatku, tidak pernah ada rasa puas dalam dirimu, kamu tidak merasa capek, berkeluh kesah kepada setiap orang yang kamu temui.
Dulu aku masih mau mendengar keluh kesahmu, dan berada di pihakmu, tapi sekarang aku merasa semua itu tidak ada guna.
Semua keluh kesahmu, hanya membuat pikiranku menjadi "butek", skeptis, dan ah..aku tak tahu memilih kata yang tepat.
Satu saranku buatmu, cobalah hilangkan kebiasaan "berpikir negatif"
Dan hentikan semua keluh kesahmu, jika memang tidak puas dengan kondisi saat ini, mengapa tidak enyah dan cari tempat lain saja??
That's much better i think
Wednesday, June 06, 2007
fiber twig


Seminggu belakangan ini, aku memiliki kebiasaan baru di kantor. Kebiasaan yang pasti membuat bossku, geleng-geleng kepala :), dan agak merasa kurang senang.
Permainan ini mengharuskan kita untuk menyusun kepingan-kepingan yang hilang dan membentuk rangkaian pipa. Dengan tingkat kesulitan yang berbeda pada setiap levelnya, kita harus menjaga jangan sampai kolom yang paling bawah penuh dengan kepingan yang muncul setiap detik.
Ada ketegangan saat, kepingan yang kita tunggu – tunggu tidak muncul, akibatnya kita tidak dapat menyambung ke bagian yang lainnya, nah..di sinilah kita harus pintar untuk membuat jalan yang baru dengan kepingan yang tersedia. Selain berpikir cepat, kita juga dituntut tenang, agar tetap bisa menyusun kepingan yang bentuknya aneh.
Saat ini aku sudah sampai di lebel 10, jauh mengungguli seorang rekan kantor yang belum pernah sukses melewati level 4 hahaha…( dia semakin sedih saat aku mengatakan kalau game ini berhubungan dengan tingkat kecerdasan seseorang ).
Nah..bagi teman-teman yang tertarik, silahkan lihat di situsnya.
Saturday, June 02, 2007
kisahku
www.yakita.or.id/.../data/1109757027_child42.gifThursday, May 31, 2007
Tuesday, May 29, 2007
resign!!
Memang sebelumnya aku meninggalkan dunia perchattingan YM untuk mencari makan sebentar, nah ketika kembali aku menemukan status yang tidak biasanya itu.
Setelah ku BUZZ, akhirnya si bapak ini muncul dan menjelaskan mengapa ia sampai membuat status YM-nya dengan kalimat itu.
“Aku tidak kuat lagi, Pak! “ katanya.
“ Semua yang kulakukan dari tadi pagi sampai sore ini tidak ada yang benar, semua salah oleh atasanku”
"capek aku, dari tadi terus kena marah"
“and I wanna resign” !!!
Resign???
Kata yang 3 tahun lalu pernah sangat membuatku trauma. Betapa tidak, begitu sulit memutuskan untuk resign dari sebuah stasiun TV nasional yang sekarang ini semakin besar dan top. Siapa yang tidak kenal stasiun TV dengan logo berlian ini, untuk masuk ke stasiun ini, aku harus melewati test yang cukup berat, bersaing dengan ratusan pelamar, bahkan meninggalkan kota Medan tercinta, kini harus meninggalkannya karena aku tidak sanggup bertahan.
Aku ingin kembali ke Medan, meskipun aku tidak tahu, pekerjaan apa yang akan kudapatkan di Medan, karena jujur, aku sangat menyukai pekerjaan di bidang broadcasting, namun ada banyak alas an yang akhirnya membuatku memutuskan untuk resign dari pekerjaanku saat itu.
Dengan penuh rasa ragu dan gundah, (apakah ini keputusan yang benar atau salah), aku memutuskan untuk kembali ke Medan, mencoba percaya bahwa di sana ada setitik harapan untukku menjadi lebih baik.
Dan puji Tuhan, setelah 6 bulan, aku mencari kesana-kemari, akhirnya penantianku berakhir saat DELI TV hadir di Medan, dan memberi kesempatan untukku bisa berkarya lagi sampai hari ini, meski tidak sebesar dan semegah tempatku yang pertama, tetapi aku tidak menyesal.
Aku belajar dari pengalaman ini, bahwa ternyata tidak selamanya apa yang menjadi keinginan kita adalah yang terbaik untuk kita, ada Tangan lain yang telah mengatur segalanya.
for my brother ..
just believe in yourself, and keep the faith
we know, there is a light for us
and Lord will gives us the best in His own time
Monday, May 28, 2007
Inspiration
JORDIN SPARKS LYRICS This Is My Now
There was a time I packed my dreams away
Living in a shell, hiding from myself
There was a time when I was so afraid
I thought I'd reached the end
Baby that was then
But I am made of more than my yesterdays
[Chorus]
This is my now, and I am breathing in the moment
Cuz I look around
I can't believe the love I see
My fears behind me, gone are the shadows and doubts
That was then, this is my now.
Had to decide was I gonna play it safe
Or look somewhere deep inside
and try to turn the tide
Find the strength to take that step of faith
[Chorus]
[Bridge]
And I have the courage like never before, yeah
I've settled for less but ready for more
Ready for more
[Chorus x2]
This is my now
www.LyricsTop.com
Monday, May 21, 2007
mafia cinta
Hampir setahun sudah, aku selalu makan di tempat ini. Tidak heran jika, aku pun sudah begitu akrab dengan pemiliknya dan seorang karyawannya, bahkan dengan balita, anak si pemilik yang selalu malu-malu saat kusapa.
Dan tulisan ini, tentang “cerita cinta” :( sang karyawan dengan kekasihnya.
Malam itu seperti biasa, sepulang dari kantor, aku singgah untuk makan malam, karena masih mati lampu aku memutuskan untuk menunggu listrik hidup kembali setelah makan, daripada di kost yang pasti gelap gulita dan bengong sendirian. Ketika melihatku sudah selesai dengan makan malamku, si abangpun menghampiri, sambil berkata
“Bang…sudah putus kami!”
“Hah?”
“Iya Bang, ternyata semudah membalikkan tangan saja aku dibuatnya!”
“Kok bisa?” tanyaku
3 hari sebelumnya, kami sempat berbicara tentang kisah cintanya. Dimana dia pertama kali bertemu, apa yang membuatnya tertarik, dan cara dia mengatakan cinta pertama kali. Selama 2 setengah tahun berpacaran, si abang ini juga telah menemui orang tua si pujaan hati untuk mendapat ijin.
Apalagi menurut abang ini, sang kekasih juga mau menerima dia apa adanya, meskipun hanya bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah rumah makan kecil.
Namun apa daya, semua itu harus berakhir saat si abang melihat si adek tersayang diantar pulang oleh laki-laki lain, saat berkunjung malam itu.
“Tak disapanya aku, Bang!”
“Oh ya?”
“Cem, tak kenal lagi dia aku, padahal kutanya baik-baik, darimana de,?”
“eh dia langsung masuk ke kamarnya, terus tidur”
“jadilah kami sama si cowok itu saling pandang” katanya lagi
“ehm..kamu pernah lihat pria ini sebelumnya?” tanyaku
“nggak bang, memang mukanya ganteng, pake motor
untuk selanjutnya, dia pun mulai berkeluh kesah, bagaimana sakitnya hatinya saat ini, karena perasaan sayang yang teramat sangat pada si pujaan hati.
Pernyataan terakhir darinya yang membuat aku tersedak ...
“bang, setelah kupikir-pikirkan semua perbuatannya, asal kubayangkan wajahnya, jadi wajah laki-laki kulihat wajahnya, hilang semua kecantikannya, jadi benci aku !”
“dasar mafia cinta!” katanya lagi
akupun hanya bisa menahan tawa, sambil mereka-reka rumit tidak ya mengganti seorang wajah perempuan menjadi wajah laki-laki dalam sebuah khayalan.
Ada yang pernah mengalami kisah seperti abang kita ini?!!
Saturday, May 19, 2007
what is this?
Ya, memang di antara anak baru ini, ada seorang yang menurutku memiliki sisi “luar biasa” dalam sifatnya. Tapi bukan dalam arti positif, annoying malah..secara pribadi aku melihat ada 2 keanehan sifat yang dimilikinya ( istilah yang akan kupakai, bukan aku ciptakan sendiri, tapi aku pernah mendengarnya dari orang lai
n :p) yaitu;1. Bermulut “becek”
Maksudnya, mahluk ini gemar memberi komentar. Apa saja akan dia komentari, bahkan saat kita tidak perlu komentar dari dia. Komentar yang disampaikan juga, bukanlah komentar yang membangun, tapi lebih banyak kepada komentar garing, tak berbobot, dsb.
2. Pergansu = PERasaan terGANteng seSUmatera utara
Yah..dari kepanjangannya kita sudah bias menebak, sifat seperti ini membuatnya 1 level di atas narsis. Merasa diri paling ganteng, cakep, pokoknya perfect, ini tergambar dari gaya bicara, gaya rambut dan pakaian, bahkan profil di Friendster-nya ( sampai sejauh itu, penelusuranku)
Biasanya kamu bagaimana menghadapi orang dengan tipe seperti ini?
Kalau aku biasanya, aku akan menganggap dia tidak pernah ada, selama tidak mengangguku it doesn’t matter, tapi sebisa mungkin, tak berharap dekat atau satu team dengan dia.
Kalau Mas Tukul bilang “ katro” dan “tak sobek-sobek”
(picture was taken at www.uiowa.edu )
Friday, May 18, 2007
harpitnas
Ya hari ini adalah harpitnas, atau "hari terjepit nasional". Aneh juga ya sebutannya, meski julukannya - terjepit, tetapi harpitnas ini, bisa jadi, sebuah hari besar lainnya yang paling banyak diminati orang.
Setelah Kamis kemarin adalah hari kenaikan Yesus Kristus, maka hari ini menjadi hari cuti bersama bagi beberapa orang, yang memang libur pada hari Sabtu. Seorang teman yang bekerja sebagai PNS mengatakan, ini sebuah “berkah” untuknya dalam bulan ini, karena itu tadi…liburnya semakin panjang
"Di tempatmu bagaimana, pak?" tanyanya
Ah..kantorku tidak mengenal “harpitnas”, kita hanya mengikuti warna penanggalan di kalender. Kita hanya libur jika warna tanggal merah, selain itu harus tetap masuk. Tapi asyik juga, karena hari ini jalanan jadi lenggang, dan tidak macet,
Ada yang senasib dengan saya?
Monday, May 14, 2007
pre-reunion
Welcome to
Loc: Polonia
Time: Jumat, 17.00 WIB
Seperti yang telah direncanakan sejak sebulan yang lalu, pernikahan Vika ini, akan membawa si Bapak ini pulang kembali ke Medan (setelah 4 tahun ), dan aku mendapat tugas untuk menjemput dan menyediakan tempat menginap.
Jam 5 sore aku dan Yadi sudah tiba di bandara, karena menurut kabar, pesawat yang ditumpangi si bapak ini, take off jam 15.35 WIB dari Jakarta, pokoknya jangan sampai kita terlambat, setelah menunggu lebih kurang sejam, pukul 18.05 WIB “beliau” ( hieh..) tiba di bandara Polonia *-pake acara melambaikan tangan. Fhuh…selamat datang di
Kombur Part I
Loc : Plaza
Time : Jumat, 19.30 WIB
Misi malam ini, adalah membawa Husni ke tempat-tempat baru di
Malam ini, kita juga sudah buat janji dengan Ideng, * - satu-satunya mahluk cantik yang bisa ikut acara malam ini. Sempat dibuat kesal, karena pesananku terlupakan, padahal yang paling lapar malam itu siapa? huh .. dan seperti biasa kalau sudah bertemu dengan "kawan lama" pasti seru dan lupa diri, bercanda terus, mulai dari pekerjaan sampai teman mantan sekelas waktu kuliah dulu, sejenak kita berempat lupa dengan masalah pekerjaan masing-masing, coba nikmati malam ini, dan mengatur rencana buat nikahnya Vika besok pagi.
Akad Nikah
Loc : Villa Gading Mas
Time : Sabtu, 11.00 WIB
Jam 11.00 siang, kami sudah tiba di kediaman Vika si empunya hajatan. Dibalut kebaya putih, si adek kecil ini kelihatan sangat anggun dan dewasa. Berbeda sekali dengan jaman kuliah dulu, seringnya pakai kaos, kami juga sering menggodanya karena tubuhnya yang munggil. Si adek yang selalu minta ditemani kalau urusan skripsi, setia mengantarkan kita kalau perlu mobil ( :p ),
Dari jaman OSPEK tahun 1999 kita sudah saling kenal, tidak terasa 8 tahun sudah kita bersahabat. Berbagi tawa dan air mata, membuat kita merasa sudah sebagai sebuah keluarga, * rela berbuat terbaik untuk masing-masing.
Dan pada akhirnya perasaan haru dan bahagia manjadi satu saat melihat, si adek kecil akhirnya berumahtangga, dan memulai sebuah babak baru dalam kehidupannya (alah..bahasanya),
“selamat menempuh hidup baru ya de’!”
Kombur Part II
Loc :
Time : Sabtu, 15.30 WIB
Tempat jalan selanjutnya, adalah Plaza baru lainnya yang hadir setelah Husni meninggalkan
Sepertinya ada topik yang tidak pernah terlewatkan, yaitu list teman-teman siapa saja yang sudah married...giliran kita kapan yak???
Saatl mengelilingi plaza yang katanya salah satu plaza terbesar di Indonesia ini, Husni sampai bingung, membedakan dia sekarang berada di Jakarta atau Medan, karena suasananya sama… really? tapi tetap Medan is the best, kotanya ngga bikin stres kan??
Resepsi
Loc : Villa Gading Mas
Time : Minggu, 11.30 WIB
Acara resepsi pernikahan Vika, bertema budaya Melayu, dengan dominasi warna kuning emas, si adek dan mas-nya, terlihat seperti raja dan ratu.
Walaupun, masih ingin berlama-lama, namun tidak bisa, karena Husni harus tiba di Bandara jam setengah 3 sore, untuk kembali ke
Sekali lagi selamat menempuh hidup baru, buat Vika dan Mas Arief…(who is next?)
Thursday, May 10, 2007
lelah
www.phy.duke.edu/~illing/pictures/pages/A-tired.htmKemarin aku mengalaminya, aku merasakan letih yang teramat sangat, secara fisik dan mental.
Aku tidak bias melakukan apapun, berdiri saja rasanya tidak sanggup, apalagi harus naik turun tangga kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum selesai, sedikit di bagian sini, sedikit di bagian sana, membuat otakku letih.
Belum lagi ditambah dengan kejadian, kehilangan data dari liputan semalamnya, atau dompet yang ketinggalan di kost, dan adu argument dengan birokrat yang hhhhh….akhirnya membuat emosiku memuncak, aku menjadi sosok yang sangat ‘ labil’ di hari kemarin.
Aku berusaha untuk tidak terlibat urusan yang kelewat serius dengan rekan kantor, aku khwatir, kondisiku saat itu membawaku ke sebuah “konfrontasi” besar, karena aku merasa, aku tidak siap, mengontrol emosiku.
Akhirnya aku hanya duduk, diam…
Tidak ada yang bisa aku lakukan, hanya duduk dan diam…dan menurutku itu sangat manjur!
Friday, May 04, 2007
resensi

Pursuit of Happyness, - berdasarkan sebuah kisah nyata, mengangkat sebuah cerita tentang perjuangan seorang Chris Gardner (Will Smith) yang bekerja sebagai seorang salesman. Ia mencoba berjuang untuk mencari pekerjaan yang lebih layak, untuk menghidupi keluarganya. Ia yang pada akhirnya juga harus ditinggalkan oleh istrinya, saat mulai mengalami masalah keuangan, karena sangat sulit menjual “scanner” yang telah dinvestasikan.
Masalah keuangan yang ia hadapi membawanya ke berbagai masalah lainnya, mulai dari diusir dari apartment, kejar-kejaran dengan taxi, karena tidak membayar ongkos, menginap bersama tuna wisma, sampai harus tidur di toilet sebuah stasiun kereta api. Satu yang membuatnya mampu untuk melakukan itu semua adalah karena putranya, yang selalu bersamanya.
Dalam film ini, kita akan melihat bagaimana sebuah kekuatan ambisi dan keyakinan diri mempu mengalahkan setiap hambatan dalam hidup. Sikap pantang menyerah pada keadaan, pada akhirnya membuat seorang Chris Gardner, mampu meraih cita-citanya dan mendapat pekerjaan yang lebih layak. Dan mungkin bisa mendapatkan sebuah pencerahan kembali, atau semakin mensyukuri setiap pekerjaan kita, dengan segala kesulitannya, tanpa harus mengeluh setiap saat.
my favourite
nah, bulan Februari yang lalu, tidak sengaja aku melihat artikel di Yahoo. TV. ada sebuah resensi tentang Heroes...sebuah serial TV tentang beberapa orang yang memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh seorang manusia biasa. Tetapi TV nasional belum ada yang menyiarkannya, hanya bisa jikalau berlangganan TV kabel :(Thursday, May 03, 2007
wahai cinta
wahai engkau yang punya kerajaan mimpi
biarkanlah cintaku
masuk ke dalam mimpiku malam ini
sekedar melepas rindu dan angan
....
karena
Dia yang memiliki hari-hari
tidak akan pernah memberi sebuah kesempatan
untuk cinta ini, bertemu dan berbagi
untuk sebuah cinta terlarang...yang sejujurnya aku inginkan
....
"game over" again, and again







